Menu

Prabowo Ajak Putin Untuk Hubungan Energi yang Lebih Erat, Tetapi Belum Ada Kesepakatan Minyak Sejauh Ini

Devi 14 Apr 2026, 07:58
Prabowo Ajak Putin Untuk Hubungan Energi yang Lebih Erat, Tetapi Belum Ada Kesepakatan Minyak Sejauh Ini
Prabowo Ajak Putin Untuk Hubungan Energi yang Lebih Erat, Tetapi Belum Ada Kesepakatan Minyak Sejauh Ini

RIAU24.COM - Presiden Prabowo Subianto membahas tentang kerja sama energi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada hari Senin, 13 April 2026, meskipun pertemuan mereka tidak secara spesifik menyebutkan pembelian minyak hingga saat penulisan ini. 

Prabowo sedang melakukan perjalanan ke Moskow saat Jakarta menghadapi krisis energi global yang dipicu oleh blokade Selat Hormuz oleh Iran.

Prabowo bahkan membawa serta menteri energinya, Bahlil Lahadalia. Rusia adalah produsen minyak terbesar ketiga di dunia, dan telah muncul sebagai pemasok potensial di tengah blokade jalur air sempit tersebut. Terlepas dari isyarat sebelumnya tentang kesepakatan minyak Rusia, kedua pemimpin tersebut tidak membahas pembelian ini — setidaknya dalam bagian pembicaraan yang disiarkan langsung. 

Prabowo mengatakan kepada Putin bahwa ia mencari "konsultasi" menyusul perubahan cepat dalam geopolitik saat ini, yang mengisyaratkan perang AS-Israel dengan Iran.

“Kami percaya bahwa Rusia telah memainkan peran yang sangat positif dalam mengatasi situasi geopolitik saat ini yang penuh dengan ketidakpastian,” kata Prabowo.

“Oleh karena itu, kami merasa sangat perlu untuk berkonsultasi [dengan Rusia] dalam menghadapi situasi saat ini ke depannya. Dan jika memungkinkan, kami ingin terus memperkuat kerja sama ekonomi dan energi kami," tambahnya.

Halaman: 12Lihat Semua