Menu

Ketika Utang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak

Azhar 15 Apr 2026, 16:51
Gedung Bank Indonesia. Sumber: Internet
Gedung Bank Indonesia. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menyebut utang Luar Negeri (ULN) Indonesia meningkat sekitar 3 miliar dolar AS dibandingkan Januari 2026.

Angkanya, 437,9 miliar dolar AS atau setara Rp7.506 triliun pada Februari 2026, meningkat sekitar 3 miliar dolar AS dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 434,9 miliar dolar AS. 

"Sementara secara tahunan, ULN juga tumbuh 2,5 persen (yoy)," ujarnya dikutip dari inilah.com, Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, kenaikan utang luar negeri dipengaruhi oleh sektor publik, khususnya bank sentral.

"ULN sektor publik khususnya bank sentral seiring dengan aliran masuk modal asing ke instrumen moneter, yakni Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Sementara itu, posisi ULN swasta mengalami penurunan," ujarnya.

Tambahnya, posisi ULN pemerintah pada Februari 2026 mencapai 215,9 miliar dolar AS atau tumbuh 5,5 persen secara tahunan, meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 5,6 persen.

Halaman: 12Lihat Semua