Menu

Pembangunan Siak Berbasis Data, Sensus Ekonomi Jadi Momentum

Lina 18 Apr 2026, 15:40
Pembangunan Siak Berbasis Data, Sensus Ekonomi Jadi Momentum
Pembangunan Siak Berbasis Data, Sensus Ekonomi Jadi Momentum

RIAU24.COM - SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak terus mematangkan arah pembangunan sosial ekonomi dengan menitikberatkan pada penguatan sektor ekonomi dan perluasan lapangan kerja guna menekan angka pengangguran.

Hal tersebut disampaikan Bupati Siak, Afni Zulkifli, dalam Rapat Koordinasi arah pembangunan sosial ekonomi daerah sekaligus sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Jumat (17/4/2026).

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai indikator strategis daerah tahun 2025, mulai dari kondisi ekonomi, perkembangan inflasi, indikator sosial masyarakat, hasil survei MBG, program nasional 2026, hingga Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta data kependudukan Kabupaten Siak.

Bupati Afni menegaskan bahwa data yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tidak boleh hanya menjadi angka semata, melainkan harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan tindakan nyata pemerintah daerah.

“Data bukan sekadar angka, tapi harus menjadi action. Gunakan data ini untuk kepentingan masyarakat, dan sampaikan ke provinsi bahwa kita punya peran dalam perekonomian daerah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya validitas data, karena kesalahan data yang sampai ke pemerintah pusat dapat berdampak luas terhadap arah kebijakan nasional.

“Jika data tidak valid, maka keputusan yang diambil juga bisa tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga meminta seluruh kepala dinas untuk lebih aktif memperjuangkan kebutuhan daerah ke tingkat provinsi dengan berbasis data, termasuk dalam pembangunan infrastruktur dan program prioritas lainnya.

Dalam paparannya, Afni menyebutkan bahwa perekonomian Kabupaten Siak saat ini masih bergantung pada sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Ketiga sektor tersebut harus terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

“Jika sektor-sektor ini terganggu, maka akan berpotensi menimbulkan PHK. Karena itu, kita harus menjaga stabilitasnya,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti tingginya angka pengangguran yang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk itu, ia menginstruksikan Dinas Pertanian dan Dinas Ketenagakerjaan untuk menyiapkan program pemberdayaan bagi pemuda yang belum bekerja.

“Coba siapkan lahan, misalnya dua hektare untuk anak muda yang belum bekerja. Kita arahkan mereka menjadi pelaku usaha di sektor pertanian agar pengangguran bisa ditekan,” katanya.

Ia juga meminta setiap kecamatan berperan aktif dalam menciptakan wirausaha muda baru sebagai bagian dari strategi perluasan lapangan kerja di daerah.

Di akhir arahannya, Bupati Afni mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.

“Mari kita buka pintu dan sambut petugas sensus yang datang ke rumah. Data yang akurat akan menentukan arah pembangunan kita ke depan,” tutupnya.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak berharap pembangunan tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, berbasis data, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Lin)