Alasan Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen
RIAU24.COM - Anggota DPR Fraksi Golkar Ahmad Doli Kurnia membeberkan alasan partainya mengusung ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) di kisaran 4 hingga 6 persen.
Menurutnya, usulan ini sebagai upaya menjaga keseimbangan antara keterwakilan rakyat dan efektivitas pemerintahan, dikutip dari rmol.id, Rabu 22 April 2026.
Menurutnya, penentuan angka PT harus mempertimbangkan dua unsur utama, yakni representativeness dan governability.
Tambahnya, representativeness merupakan sistem pemilu yang tetap menjaga adanya keterwakilan yang kuat dari rakyat.
"Semaksimal mungkin kita harus menempatkan suara rakyat betul-betul bermakna. Kita harus berupaya memenuhi prinsip OPOVOV (One Person, One Vote, One Value)," sebutnya.
Aspek governability juga tak boleh hilang, yakni bagaimana pemerintahan hasil pemilu dapat berjalan efektif dan stabil.
"Untuk itu perlu juga penciptaan kestabilan politik melalui konsolidasi kekuatan politik yang relatif tidak rumit. Apalagi sistem pemerintahan kita adalah sistem presidensial, di mana memang harus didukung oleh sistem parlemen yang multi partai sederhana," sebutnya.
Dalam mencari titik keseimbangan antara kedua unsur tersebut, pihaknya menilai angka 4-6 persen merupakan rentang ideal.