Menu

Heboh dengan Pernyataan, Menteri PPPA Diminta Mundur

Azhar 30 Apr 2026, 16:18
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi Choiri. Sumber: wamanews
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi Choiri. Sumber: wamanews

RIAU24.COM - Direktur Eksekutif Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati meminta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi Choiri mundur.

Hal ini buntut pernyataannya yang menuai kritik usai insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, dinilai belum cukup, dikutip dari rmol.id, Kamis 30 April 2026.

Tambahnya, imbas dari pernyataan Menteri Arifah tersebut semakin menimbulkan gelombang sentimen negatif yang terjadi dalam percakapan media sosial itu tidak bisa dikontrol. 

Oleh sebab itu, harus ada mitigasi dan antisipasi yang serius. 

"Publik juga berharap permohonan maaf disertai dengan pengunduran diri akan menunjukkan sikap negarawan," pintanya.

Diketahui, Menteri Arifah mengusulkan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah rangkaian kereta sebagai langkah mitigasi pascakecelakaan. 

Halaman: 12Lihat Semua