Jangan Sampai Jokowi Jadi Beban PSI
RIAU24.COM - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyarankan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak berharap banyak pada presiden ke-7 Joko Widodo.
Terutama terkait rencana melibatkan Jokowi dalam agenda politik, dikutip dari kompas.id, Minggu 17 Mei 2026.
Hal ini karena menganggap rencana melibatkan Jokowi dalam agenda politik merupakan langkah spekulatif untuk partai.
"Berharap pada Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas PSI, tampaknya akan berujung pada kekecewaan. Bahkan kehadiran Jokowi ke penjuru tanah air membawa panji-panji PSI bisa jadi akan menjadi bumerang pada partai gajah tersebut," ujarnya.
Dia paham PSI membutuhkan sosok besar agar bisa lolos ke Senayan.
Hanya saja sosok Jokowi hari ini sudah tidak sama lagi seperti 10 tahun lalu.