Mengartikan Maksud Prabowo Setelah Sebut Warga Desa Tak Pakai Dolar
RIAU24.COM - Ketua Umum Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran, Nasarudin menyebut tak ada yang salah dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap warga desa.
Menurutnya, pernyataan itu harus dipahami secara utuh agar tidak dipelintir untuk kepentingan politik maupun membangun kebencian, dikutip dari rmol.id, Minggu 17 Mei 2026.
"Yang dimaksud Presiden Prabowo adalah masyarakat di desa tidak perlu khawatir berlebihan meskipun nilai tukar Dolar naik hingga menyentuh angka Rp17.600," ujarnya.
Hal ini karena pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang meringankan masyarakat.
Mulai dari kebijakan subsidi sampai mempertahankan harga BBM tetap terjangkau sehingga tidak membebani masyarakat secara langsung.
Saat ini hampir seluruh negara mengalami dampak penguatan Dolar AS, sehingga kondisi tersebut bukan hanya dialami Indonesia.