Usulan Dino Patti Usai Prabowo Jadi Presiden RI Paling Banyak ke Luar Negeri
RIAU24.COM - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal mengusulkan agar Presiden RI Prabowo Subianto mengurangi frekuensi kunjungan ke luar negeri.
Hal ini disampaikan Dino melalui unggahan di media sosial Instagram @dinopattidjalal, Minggu 31 Mei 2026.
Menurutnya, intensitas perjalanan luar negeri Prabowo sejak menjabat sebagai presiden terbilang tinggi.
Padahal ada teknologi komunikasi jarak jauh untuk menjalin hubungan dengan para pemimpin dunia.
Dino menyoroti ini karena berpotensi membebani anggaran negara.
"Dalam perhitungan kami, dari seluruh pemimpin dunia, Presiden Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan luar negeri. Semenjak menjabat menjadi Presiden, satu dari enam hari dihabiskan beliau di luar negeri," sebutnya.
Dia pun membenarkan asumsi masyarakat. Di mana, kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri masuk dalam batas tak wajar.
"Tidak heran kalau ada yang beranggapan bahwa ini tidak lazim dan di luar batas kewajaran," sebutnya.
Dia juga menyoroti besarnya biaya yang harus dikeluarkan negara untuk setiap perjalanan kenegaraan Presiden ke luar negeri.
Pengeluaran tersebut mencakup tim pendahulu, pesawat, hotel, logistik, konsumsi, protokol, pengamanan, uang harian delegasi, hingga perangkat pendamping lainnya.