Menu

Sudah Pernah Menghitung Kerugian Negara Akibat Sisa MBG

Azhar 16 Jun 2026, 23:28
Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sumber: Tempo.co
Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sumber: Tempo.co

RIAU24.COM - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membeberkan data sisa makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sisa makanan dari program MBG diperkirakan mencapai 1,1 juta hingga 1,4 juta ton per tahun, dikutip dari rmol.id, Selasa 16 Juni 2026.

"Dari jumlah tersebut, sekitar 451 ribu hingga 603 ribu ton bahkan masih layak konsumsi tapi sudah menjadi sampah," ujar Bappenas.

Tambah Bappenas, pemborosan tersebut menjadi semakin menggunung ketika dikaitkan dengan skala program. 

Pada akhir 2025, jumlah penerima manfaat MBG tercatat telah mencapai 55,1 juta orang. 

Dengan berat rata-rata satu porsi sekitar 400 hingga 550 gram, program ini setiap hari memproduksi sekitar 22.040 ton hingga 30.305 ton makanan. 

Dalam satu tahun operasional yang berlangsung hingga 313 hari, volume makanan yang beredar mencapai jutaan ton.

Diasumsikan, sisa makanan sebesar 1,1 juta hingga 1,4 juta ton per tahun, maka setiap hari operasional MBG menghasilkan sekitar 3.514 hingga 4.473 ton makanan yang tidak termakan.

Dengan berat porsi 400 hingga 550 gram, jumlah tersebut setara dengan sekitar 6,39 juta hingga 11,18 juta porsi makanan yang dibuang.

Padahal pemerintah mengalokasikan biaya bahan makanan sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi.

Artinya, potensi nilai bahan makanan yang terbuang mencapai sekitar Rp51,1 miliar hingga Rp111,8 miliar setiap hari operasional. 

Dalam satu tahun, angka tersebut setara dengan Rp15,99 triliun hingga Rp35 triliun hanya untuk komponen bahan makanan yang berakhir di pembuangan sampah.