Wabup Bengkalis Hadiri Panen Raya TNI Disiak Kecil
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas lahan, penguatan kelembagaan petani, serta kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Lanjut, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas padi, memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah. Menurutnya, Kabupaten Bengkalis masih memiliki tantangan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat yang setiap tahunnya mencapai sekitar 60 ribu ton.
"Produksi beras kita saat ini baru mampu memenuhi sekitar 20 hingga 30 ribu ton per tahun. Artinya, masih terdapat kekurangan yang harus dipenuhi dari daerah lain. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian," ujar Bagus Santoso.
Untuk itu, Bagus mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya para petani dan pemerintah desa, agar bersama-sama menjaga keberadaan lahan pertanian produktif dan tidak melakukan alih fungsi lahan sawah.
"Kami berharap lahan pertanian yang ada dapat terus dipertahankan. Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan, karena sawah merupakan aset penting dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi beras di Kabupaten Bengkalis," tegasnya.
Bagus menjelaskan, saat ini Kabupaten Bengkalis memiliki sekitar 1.823 hektare lahan sawah, di mana hampir 43 persen berada di Kecamatan Siak Kecil yang menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Bengkalis.