Menu

Bantuan Tablet Disetiap SPPG Menjadi Pertanyaan Masyarakat, Begini Respon KPPG Pekanbaru

Dahari 1 Aug 2026, 00:00
Bantuan Tablet Disetiap SPPG Menjadi Pertanyaan Masyarakat, Begini Respon KPPG Pekanbaru
Bantuan Tablet Disetiap SPPG Menjadi Pertanyaan Masyarakat, Begini Respon KPPG Pekanbaru

RIAU24.COM - Ditengah meningkatnya tuntutan transparansi terhadap pengelolaan anggaran program makan bergizi gratis (MBG). Ada terkait informasi mengenai pengadaan perangkat tablet salah satu merk bagi kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dinilai menjadi perhatian publik dan transparansi.

Dengan kondisi yang kononnya sedang mengalami efisiensi anggaran, malah ada keberadaan bantuan tersebut.

Saat dikonfirmasi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru membawahi wilayah kerja Provinsi Riau, Kepulauan Riau serta Sumatera Barat Dr Syarti widya membenarkan soal bantuan itu, Jumat 31 Juli 2026.

Informasi awal diperoleh media ini dari salah seorang relawan dapur SPPG di Kabupaten Bengkalis, provinsi Riau yang menyebutkan bahwa adanya bantuan perangkat tablet dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk perangkat SPPG.

"Bantuan yang diberikan itu untuk Kepala SPPG itu seragam dan tablet Samsung. Itu lewat KPPG penerimaan barangnya,"ujar Syarti widya.

Wartawan mengkonfirmasi ini agar dan sekaligus memastikan bahwa pengadaan perangkat tablet memang merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan kepada Kepala SPPG.

Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai fungsi teknis tablet tersebut dalam mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Selain itu, juga belum diketahui apakah perangkat itu digunakan sebagai media pelaporan, pemantauan distribusi makanan bergizi, penginputan data penerima manfaat, monitoring operasional dapur, atau memiliki fungsi lain dalam sistem kerja Badan Bergizi Nasional.

Kemudian, untuk informasi mengenai jumlah unit yang didistribusikan, spesifikasi perangkat, nilai anggaran pengadaan, hingga dasar kebijakan pemberiannya juga belum dipublikasikan secara terbuka oleh pihak terkait.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. 
Di saat masih terdapat berbagai kebutuhan operasional SPPG yang menjadi perhatian di lapangan, sebagian publik mempertanyakan urgensi pengadaan perangkat elektronik itu serta manfaatnya langsung yang dapat dirasakan dalam mendukung pelayanan kepada penerima manfaat MBG.

Sorotan terhadap setiap kebijakan pengadaan di lingkungan BGN juga tidak terlepas dari tingginya perhatian publik terhadap tata kelola lembaga tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Karena itu, keterbukaan informasi mengenai setiap penggunaan anggaran dinilai sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat banyak terhadap program nasional yang menyasar jutaan penerima manfaat.

Instansi yang mengoordinasikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, KPPG Pekanbaru telah mengonfirmasi adanya bantuan tersebut. Tetapi, penjelasan lebih rinci mengenai dasar pengadaan, mekanisme distribusi, nilai anggaran, serta manfaat operasional tablet tersebut masih diharapkan dapat disampaikan secara resmi oleh Badan Gizi Nasional agar tidak menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat indonesia.