Menu

Bisa Apa Gibran Tanpa Jokowi

Azhar 2 Aug 2026, 11:12
Presiden ke-7 Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Sumber: CNBC
Presiden ke-7 Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Sumber: CNBC

RIAU24.COM - Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai aktivitas terbaru politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) diyakini demi menjaga relevansi politik putranya, Gibran Rakabuming Raka, menjelang Pemilu 2029.

Artinya, sebelum Gibran mencapai puncak, Jokowi harus tetap aktif di panggung politik, dikutip dari rmol.id, Minggu 2 Agustus 2026.

"Hal ini dilakukan Jokowi agar pengaruhnya tidak memudar setelah lengser dari kursi presiden," sebutnya.

"Kenapa Jokowi kini melakukan aktivitas politik? Karena kalau Jokowi tidak melakukan kegiatan politik, tidak membesarkan PSI, dan tidak menghidupkan kembali kartu politiknya, maka pasca-2029 politik Jokowi akan selesai. Jokowi dianggap tidak relevan dan pastinya tidak akan punya momentum politik," tambahnya.

Menurut Adi, langkah Jokowi saat ini erat kaitannya dengan upaya menjaga eksistensi politik Gibran pada kontestasi politik mendatang.

Jokowi juga ingin memastikan Gibran tetap menjadi figur yang diperhitungkan.

"Termasuk membuka peluang kembali mendampingi Presiden Prabowo Subianto atau tokoh lain sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2029," tutupnya.