Menu

Pertamina Gandeng SLB, Bidik Efisiensi dan Lonjakan Produksi Migas Lewat Teknologi Global

Devi 8 May 2026, 11:10
Pertamina menjajaki kerja sama strategis dengan SLB sebagai penyedia teknologi dalam mempercepat peningkatan produksi migas nasional dalam rangkaian Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Texas, Amerika Serikat pada Kamis (7/5/2026). Foto: Dok. Pertamina
Pertamina menjajaki kerja sama strategis dengan SLB sebagai penyedia teknologi dalam mempercepat peningkatan produksi migas nasional dalam rangkaian Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Texas, Amerika Serikat pada Kamis (7/5/2026). Foto: Dok. Pertamina

RIAU24.COM -  PT Pertamina (Persero) membuka peluang kerja sama strategis dengan SLB, perusahaan teknologi energi global yang sebelumnya dikenal sebagai Schlumberger, untuk mempercepat peningkatan produksi minyak dan gas (migas) nasional. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Pertamina dalam mengoptimalkan aset energi domestik melalui pemanfaatan teknologi, efisiensi operasional, dan pendekatan berkelanjutan.

Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan dalam rangkaian Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Amerika Serikat. Melalui kemitraan ini, Pertamina berupaya memperkuat kinerja sektor hulu migas sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan integrasi teknologi menjadi faktor penting untuk membuka potensi produksi yang lebih besar di tengah tantangan industri migas yang semakin kompleks.

“Kolaborasi dengan mitra teknologi seperti SLB merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kami tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga memastikan operasi yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Oki.

Ruang lingkup penjajakan kerja sama mencakup sejumlah aspek strategis, mulai dari optimalisasi aset migas, peningkatan keandalan fasilitas operasi, peningkatan produksi minyak dan gas, efisiensi biaya, pengurangan emisi karbon, hingga pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan data untuk mendukung pengambilan keputusan operasional.

SLB memiliki portofolio teknologi yang mencakup seluruh rantai nilai industri energi, mulai dari eksplorasi, pengembangan lapangan migas, sistem produksi, solusi digital, hingga teknologi energi rendah karbon. Kapabilitas tersebut dinilai relevan untuk mendukung transformasi sektor hulu migas Indonesia.

Dengan dukungan teknologi seperti pengembangan bawah permukaan (subsurface), optimalisasi sistem produksi, dan digitalisasi operasi, SLB berpotensi menjadi mitra strategis Pertamina dalam meningkatkan produktivitas lapangan sekaligus memperkuat efisiensi bisnis.

Kerja sama ini mencerminkan perubahan arah industri migas yang tidak lagi hanya mengandalkan ketersediaan sumber daya, tetapi juga kemampuan mengelola aset secara lebih cerdas melalui inovasi teknologi.

Pertamina berharap sinergi dengan mitra teknologi global dapat mempercepat pencapaian target produksi migas nasional, meningkatkan daya saing industri energi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi sektor energi.

Di tengah transisi energi global, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara peningkatan pasokan energi, efisiensi operasi, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dengan menggabungkan kekuatan sumber daya domestik dan inovasi teknologi global, Pertamina menargetkan pengembangan sektor migas yang lebih produktif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. ***