Dari Kain Polos Menjadi Karya Bernilai, PHR Dorong UMKM Batik Dumai Tumbuh Lebih Mandiri
RIAU24.COM - Di sebuah sudut Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, suara gesekan canting dan aroma khas malam batik perlahan menjadi tanda tumbuhnya harapan baru. Di tangan para perempuan yang tergabung dalam Kelompok UMKM PKK Dumai, selembar kain tidak hanya diubah menjadi batik, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkuat ekonomi keluarga.
Bagi kelompok ini, membatik bukan sekadar aktivitas kreatif. Setiap motif yang lahir membawa cerita tentang kerja keras, semangat belajar, dan upaya masyarakat untuk membangun usaha yang lebih mandiri.
Melihat potensi tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memberikan dukungan melalui program Community Involvement & Development (CID) dengan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana membatik kepada Kelompok UMKM PKK Dumai. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal di wilayah operasionalnya.
Bantuan yang diserahkan pada 25 November 2025 tersebut mencakup berbagai peralatan produksi, mulai dari kompor api seribu, kompor listrik, cap batik, gawangan, kanopi, jemuran batik, rak display, canting, hingga perlengkapan pendukung lainnya. Penyerahan bantuan dihadiri oleh Ardi selaku Lurah Teluk Binjai serta R Muhammad Wildan sebagai perwakilan Officer CID PT Pertamina Hulu Rokan.
Peralatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi kelompok, memperbaiki efisiensi kerja, sekaligus menjaga konsistensi kualitas produk batik yang dihasilkan.
Bagi pelaku UMKM, peningkatan kapasitas usaha tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga dukungan fasilitas yang memadai. Keterbatasan alat produksi sering kali menjadi tantangan ketika permintaan meningkat atau ketika pelaku usaha ingin menjaga standar kualitas produk.