Klaim Golkar yang Selalu Menjadi Bagian dari Penguasa
RIAU24.COM - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut, partainya tidak akan menjadi oposisi dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hal ini sejalan dengan karakter politik Golkar yang sejak lama memilih berada di lingkaran pemerintahan, dikutip dari rmol.id, Rabu 5 Agustus 2026.
Dukungan juga tak akan surut meski kandidat yang didukung Golkar kalah dalam Pilpres.
Golkar disebut memiliki kecenderungan untuk tetap berkongsi dengan pemerintah dan menjadi bagian dari kekuasaan.
"Kalau melihat filosofi politik Partai Golkar ada yang disebut karya kekaryaan. Itu diterjemahkan oleh Partai Golkar bahwa dalam politik, Golkar harus berkontribusi," ujarnya.
Semangat karya kekaryaan membuat Golkar selalu berupaya mengambil peran dalam pemerintahan siapa pun yang memenangkan kontestasi politik nasional.