Menu

Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat

Lina 16 Aug 2026, 20:43
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat

RIAU24.COM - SIAK SRI INDRAPURA — Semangat kemerdekaan dan keberagaman budaya mewarnai Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Siak. Puluhan kelompok peserta dari berbagai jenjang pendidikan menampilkan kreativitas mereka di hadapan masyarakat, Sabtu (15/8/2026).

Karnaval dimulai dari bawah Jembatan Siak, Jalan Panglima Ghimbam, dan berakhir di Komplek Rumah Rakyat yang menjadi titik penyambutan peserta. Satu per satu rombongan disambut langsung Bupati Siak Afni Zulkifli bersama suami, Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta istri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di sepanjang kegiatan, para pelajar tampil dengan beragam kreativitas, mulai dari tarian tradisional, tari kreasi, gurindam, drama perjuangan, drum band, busana adat, busana profesi, kendaraan hias hingga berbagai atraksi bertema kemerdekaan.

Mengusung tema “Merajut Keberagaman, Menjaga Warisan, Mengukir Prestasi”, karnaval menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang hidup di Kabupaten Siak.

Beragam penampilan tersebut juga menggambarkan karakter Siak yang kuat dengan akar budaya Melayu, sekaligus tumbuh dalam keberagaman budaya Nusantara yang telah lama hidup berdampingan di tengah masyarakat.

Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan karnaval kali ini tidak berhenti ketika peserta mencapai garis akhir. Komplek Rumah Rakyat menjadi ruang apresiasi bagi masyarakat untuk menyaksikan penampilan setiap kelompok peserta hingga selesai.

Selain pertunjukan para pelajar, masyarakat juga dapat menikmati berbagai kegiatan rakyat dan stan UMKM yang turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dikemas Sederhana, Libatkan Masyarakat

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, rangkaian peringatan HUT RI tahun ini dikemas secara sederhana. Namun, pemerintah daerah sengaja mengubah mekanisme pelaksanaan agar semangat kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas dan hasil kreativitas para pelajar dapat dinikmati masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini festival dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan bisa terlaksana. Kita laksanakan secara sederhana, tetapi mekanismenya kita ubah. Biasanya kita melepas, sekarang di akhir kita menyambut. Begitu mereka sampai, mereka langsung berkumpul di Rumah Rakyat dan hasil karya anak-anak bisa disaksikan sampai sore,” ujar Afni di Halaman Rumah Rakyat, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak seharusnya hanya hadir melalui upacara dan seremoni. Lebih dari itu, momentum kemerdekaan perlu menjadi ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Karena itu, Pemkab Siak mendorong agar kemeriahan HUT ke-81 RI tidak hanya terpusat di Kota Siak, tetapi juga dirasakan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan kampung melalui berbagai kegiatan sesuai potensi masing-masing wilayah.

Diikuti 65 Kelompok Peserta

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Romy Lesmana Dermawan mengatakan, Karnaval Budaya di Kecamatan Siak dan Mempura diikuti sebanyak 65 kelompok peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Luar Biasa (SLB), TK, SD, SMP hingga SMA.

Masing-masing kelompok menampilkan kreasi yang mengangkat semangat kemerdekaan, keberagaman budaya serta kecintaan terhadap tanah air.

Romy menambahkan, selain di Kecamatan Siak dan Mempura, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI juga dilaksanakan di berbagai kecamatan lainnya. Kegiatan disesuaikan dengan potensi dan kondisi masing-masing wilayah, mulai dari karnaval budaya hingga berbagai perlombaan masyarakat.

“Mudah-mudahan Karnaval Budaya ini terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kreativitasnya serta mereka bisa semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat,” tutupnya.(Lin)