Lima Pekan Tak Turun Hujan, Pemkab Siak Gelar Shalat Istisqa
RIAU24.COM - SIAK – Lima pekan tanpa hujan membuat kondisi hutan dan lahan di Kabupaten Siak semakin kering dan rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah kondisi tersebut, kabut asap kiriman dari daerah lain mulai menyelimuti sejumlah wilayah dan berdampak pada kualitas udara yang dirasakan masyarakat.
Menghadapi kondisi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak akan menggelar Shalat Istisqa, yakni salat sunnah untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, Shalat Istisqa akan dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) dan diikuti ASN, non-ASN, pelajar, santri serta masyarakat di wilayah masing-masing.
“InsyaAllah hari Rabu tanggal 26 Agustus, seluruh pegawai ASN dan non ASN yang beragama Islam diimbau untuk melaksanakan shalat sunah Istisqa yang dipusatkan di halaman Masjid Islamic Center Siak. Selain itu untuk pelajar serta santri di seluruh pesantren, bersama masyarakat di wilayah masing-masing. Ini bentuk ikhtiar semoga Allah Taala menurunkan hujan, agar karhutla khususnya di lahan gambut bisa segera padam dan semua petugas lapangan diberi keselamatan,” kata Afni, Selasa (25/8/2026).
Afni berharap hujan segera turun, terutama di wilayah yang masih dilanda karhutla. Ia juga mengajak pemuka lintas agama untuk melaksanakan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi bencana asap.
“Siak sudah lebih 35 hari tidak turun hujan dan dikepung asap kiriman. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, segera menurunkan hujan di lokasi-lokasi titik api. Semoga asap segera pergi,” doa Afni.