Menu

Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Sabak Auh

Lina 17 Sep 2026, 15:11
Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Sabak Auh
Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Sabak Auh

RIAU24.COM - SIAK — Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Siak. Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI turun langsung ke Kecamatan Sabak Auh untuk membangun koordinasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi kebakaran.

Kegiatan silaturahmi dan sosialisasi tersebut dipimpin Laksamana Pertama TNI Priyambodo, S.H., bersama empat anggota tim, Kamis (17/9/2026).

Tim mengawali kegiatan dengan silaturahmi bersama unsur pimpinan kecamatan dan para penghulu di Kantor Camat Sabak Auh sekitar pukul 09.15 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi bersama Upika, masyarakat dan perwakilan PT BSP di Aula Kecamatan Sabak Auh.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI menekankan bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi sumber munculnya api, terutama di kawasan yang rawan kebakaran.

Para penghulu juga didorong untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan perkebunan. Komunikasi tersebut dinilai penting agar potensi munculnya sumber api dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin.

Tim Mabes TNI menyampaikan bahwa Karhutla menjadi perhatian pemerintah sehingga upaya pencegahan harus terus diperkuat melalui koordinasi dan kesiapsiagaan bersama.

Kehadiran tim penyuluhan di wilayah Kecamatan Sabak Auh diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi potensi Karhutla.

Dari kegiatan tersebut, terbangun penguatan koordinasi antara TNI, pemerintah kecamatan, para penghulu, masyarakat dan pihak perusahaan dalam upaya pencegahan Karhutla.

Seluruh pihak juga didorong untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat komunikasi di lapangan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran.

Langkah cepat dan koordinasi sejak dini diharapkan dapat mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas serta menjaga lingkungan dan aktivitas masyarakat tetap aman.(Lin)