Tingkatkan Daya Saing UMKM, PHR Dorong Penguatan Mutu Produk dan Akses Pasar
Bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dumai, PHR memberikan pelatihan Food Safety atau keamanan pangan serta penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada 29 Juli 2026, pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap proses produksi pangan yang aman dan sesuai standar, sehingga kualitas produk dapat terjaga secara konsisten.
Penguatan kapasitas juga dilakukan melalui pelatihan Digital Marketing. Para pelaku UMKM dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, membangun branding, serta memperluas jangkauan konsumen.
Selain peningkatan kapasitas, PHR turut memberikan dukungan sarana dan prasarana produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Dukungan tersebut diberikan kepada Kelompok UMKM PKK Buluh Kasap dan Kelompok UMKM Jacoline Berseri untuk membantu meningkatkan kapasitas dan efektivitas proses produksi.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya PHR untuk mendorong UMKM berkembang secara lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga melalui penguatan standar mutu, keamanan pangan, legalitas, pemasaran, dan kapasitas usaha.
Bagi Yusnidar dan Syamairawati, peningkatan kapasitas tersebut membuka peluang baru untuk membawa produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas.
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, kami tidak hanya bisa menghasilkan produk yang enak, tetapi juga aman, memiliki legalitas, dan semakin dikenal masyarakat. Semoga ke depan produk kami bisa dipasarkan lebih luas,” ujar Yusnidar.