Menu

Pemkab Siak Prioritaskan Empat Wilayah untuk Pembersihan Sungai

Lina 22 Sep 2026, 12:13
Pemkab Siak Prioritaskan Empat Wilayah untuk Pembersihan Sungai
Pemkab Siak Prioritaskan Empat Wilayah untuk Pembersihan Sungai

RIAU24.COM - SIAK — Pemerintah Kabupaten Siak mulai memprioritaskan pembersihan dan normalisasi sungai di sejumlah wilayah sebagai upaya memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

Langkah tersebut dilakukan dengan memaksimalkan alat berat bantuan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Pekanbaru yang saat ini berada di Kabupaten Siak.

Bupati Siak Afni Z mengatakan, alat berat tersebut saat ini tengah digunakan untuk membersihkan Sungai Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit. Pekerjaan ditargetkan mencapai lima kilometer dan diperkirakan berlangsung selama satu bulan.

"Mumpung alatnya ada di Kabupaten Siak, saya minta camat-camat mengusulkan sungai yang perlu dibersihkan. Jangan sampai alat ini menganggur, kita carikan solusi supaya tetap bekerja," kata Afni saat memimpin rapat terkait isu pertanian, perkebunan dan perdagangan di Zamrud Room, Selasa (22/9/2026).

Setelah pekerjaan di Sungai Mengkapan selesai, alat berat tersebut akan diarahkan untuk melakukan pembersihan sungai di wilayah Mempura dan Sungai Mandau.

Sementara itu, pembersihan Sungai Sam-Sam di Kecamatan Kandis direncanakan masuk dalam agenda pada 2027.

Afni juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk mendukung kegiatan pembersihan dan normalisasi sungai.

"Kita coba alokasikan anggaran khusus untuk cuci sungai. Kasihan nelayan kita. Kalau sungai tidak dibersihkan, dampaknya juga bisa menyebabkan banjir," ujarnya.

Menurut Afni, normalisasi sungai diperlukan karena sejumlah aliran mengalami pendangkalan dan penyempitan yang berpotensi menghambat aliran air, terutama saat curah hujan meningkat.

Ia berharap pembersihan sungai yang dilakukan secara bertahap dapat memperlancar aliran air, mengurangi potensi genangan dan banjir, serta mendukung aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai.

"Tentu kita berharap pembersihan sungai secara bertahap dapat memperlancar aliran air, menekan potensi genangan, sehingga mendukung aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai," pungkasnya.(Lin)