Desa Damai Tembus Lima Besar Nasional Desa Berprestasi 2026
Inovasi pelayanan publik yang diterapkan meliputi WhatsApp Center, pelayanan di luar jam kerja, layanan jemput bola bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas, serta digitalisasi tata kelola pemerintahan melalui Sistem Informasi Desa (SISDES) dan pengelolaan aset melalui SIPADES.
Desa Damai juga mengembangkan sektor ekonomi masyarakat melalui BUMDes Makmur Damai. BUMDes tersebut memiliki empat unit usaha, yaitu perdagangan, simpan pinjam, transportasi, dan penyewaan tenda. Unit-unit usaha tersebut mendukung pendapatan BUMDes sekaligus menyediakan layanan ekonomi bagi masyarakat.
Unit simpan pinjam dimanfaatkan masyarakat untuk menyimpan dana dan memperoleh pembiayaan sesuai kebutuhan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kemandirian masyarakat desa.
Sebagai desa pesisir, Desa Damai juga mengembangkan inovasi Damai 3P (Potensi Pesisir Produktif), yang mencakup penanaman mangrove, pengelolaan sampah, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Pelaksanaan inovasi tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat. Seperti TP-PKK Desa melaksanakan kegiatan bercocok tanam untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Karang Taruna membantu pemasaran hasil kebun melalui media sosial, pengembangan kemasan produk, dan perluasan akses pemasaran.
Gotong royong masyarakat juga didukung melalui program “Jimpitan Cantik” sebagai bentuk swadaya dan kepedulian masyarakat di tingkat lingkungan.