Pemkab Bengkalis Dorong Integrasi Data Akurat
Temuan tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar memperkuat pemanfaatan data sebagai dasar dalam menyusun program dan menentukan sasaran pembangunan.
“Banyak program yang anggarannya lebih, tetapi sasarannya berbeda, sehingga belum tepat dalam penggunaannya. Ini menunjukkan bahwa data belum dimanfaatkan secara optimal oleh kita semua,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Rinto berharap penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah tahun 2028 yang mulai dikerjakan pada Januari mendatang dapat menggunakan data yang lebih baik, lengkap, dan komprehensif.
Dengan demikian, setiap program yang direncanakan diharapkan semakin sesuai dengan kebutuhan, permasalahan, serta kondisi riil masyarakat di Kabupaten Bengkalis.
Sementara, Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, H. Adisutrisno, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Desk Forum memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola data sektoral yang berkualitas, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, di tengah tuntutan transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik, data tidak lagi sekadar menjadi pelengkap administrasi, melainkan menjadi landasan utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan.