Bayi 65 Hari di Banjarbaru Kena ISPA saat Karhutla, Rakyat Kecewa Sikap Pemerintah Tangani Bencana
Bagi keluarga yang tinggal di wilayah terdampak, masalahnya bukan hanya bagaimana menghindari asap ketika berada di luar rumah. Asap yang masuk ke dalam rumah membuat perlindungan keluarga menjadi jauh lebih sulit, terutama ketika anggota keluarga masih bayi atau memiliki kondisi kesehatan rentan.
Kesaksian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari jumlah personel yang dikerahkan maupun titik api yang berhasil dipadamkan. Kondisi kesehatan masyarakat yang terpapar asap juga harus menjadi bagian dari evaluasi.
Selama kabut asap masih menyelimuti permukiman, warga tetap menanggung dampak kebakaran. Karena itu, upaya pemadaman perlu berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan, akses pengobatan, serta informasi yang jelas bagi masyarakat di wilayah terdampak.
(zar)