Menu

WALHI Telusuri Jejaring Korporasi dan Tokoh di Balik Risiko Karhutla 2026

Zuratul • 29 Oct 2026, 16:13
Potret Karhutla di Provinsi Jambi. (Dok. Walhi)
Potret Karhutla di Provinsi Jambi. (Dok. Walhi)

Sembilan Korporasi Terhubung dengan Entitas Asing

Dalam kajiannya, WALHI mengidentifikasi sembilan korporasi dengan konsentrasi titik panas tinggi yang memiliki keterkaitan kepemilikan dengan entitas di Singapura, Malaysia, Hong Kong, hingga yurisdiksi dengan keterbukaan informasi terbatas, seperti British Virgin Islands (BVI) dan Samoa.

Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah PT Mayawana Persada. Menurut penelusuran WALHI, pemilik manfaat akhir perusahaan tersebut belum dapat diidentifikasi karena struktur kepemilikannya bermuara pada yurisdiksi dengan keterbukaan informasi terbatas.

Selain itu, WALHI menelusuri 93 perusahaan terindikasi karhutla yang terafiliasi dengan kelompok usaha asal Singapura dan Malaysia. 

Sejumlah kelompok usaha yang disebut dalam kajian tersebut antara lain Sinar Mas, Wilmar, Musim Mas, dan First Resources.

WALHI menilai, struktur kepemilikan lintas negara yang berlapis dapat menyulitkan penelusuran pihak yang mengendalikan perusahaan dan menikmati manfaat ekonomi dari pengelolaan konsesi.

Halaman: 123Lihat Semua