Menu

Teken MoU, BSP-Pemkab Siak Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Lina 28 Jan 2019, 13:45
MoU antara Pemkab dengan BSP melalui kegiatan Corporate Social  Responsibility (CSR)/lin
MoU antara Pemkab dengan BSP melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR)/lin

RIAU24.COM -  SIAK - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Siak Pusako (BSP) bersama Pemkab Siak menunjukkan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat. Kepedulian ini diwujudkan dengan berbagai kerjasama antara Pemkab dengan BSP melalui kegiatan Corporate Social
Responsibility (CSR).

"Kami berkomitmen membantu masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan,” kata Direktur BSP Iskandar, usai penandatanganan nota kesepahaman antara  BSP dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang tentang kerjasama penyelenggaraan pelatihan pengolahan buah-buahan dan pengolahan hasil perikanan Senin (28/01/2019) di Bandung.

Hadir dalam kesempatan itu Direktur BSP Iskandar, Kadistransnaker Siak Amin Budyadi, Kepala BLK Lembang Aan Subhan beserta jajaran, dan Corporate Secretary BSP Riky Hariansyah.

Iskandar mengatakan, pemberdayaan yang dikemas dalam bentuk pelatihan bermanfaat untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Diyakininya dengan mengikuti pelatihan di BLK Lembang, para peserta bisa belajar langsung dari para pakarnya, tidak hanya akan mengenai skills tapi juga sikap dan perilaku yang dituntut untuk berusaha. “Tujuan pemberdayaan akan tercapai ketika para peserta yang merupakan bagian dari masyarakat Siak memulai dan mengembangkan usahanya sehingga bisa mandiri.”

Pada kesempatan itu, Iskandar juga menegaskan kembali komitmen untuk peningkatan kompetensi masyarakat umum dan pencari kerja di wilayah Kabupaten Siak,

“Kegiatan pelatihan pada awal 2019 ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan melalui kerjasama dengan BLK Lembang. Dari evaluasi kegiatan serupa pada tahun 2018, BSP akan terus mendukung kegiatan seperti ini ke depannya” sebut Iskandar.

Kadistransnaker Siak Amin Budyadi menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama antara Pemkab Siak dan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia tentang Penyelenggaraan Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR).

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani tahun 2017 ini, pembiayaan dilaksanakan dengan sistem cost sharing, yaitu ditanggung bersama oleh pemerintah pusat dan sumberdaya CSR di Pemkab Siak, dalam hal ini CSR BSP.

Dijelaskan Amin, program yang digagas Bupati Syamsuar untuk peningkatan kompetensi masyarakat umum dan pencari kerja di wilayah Kabupaten Siak telah dimulai  tahun 2018 dengan dilaksanakannya dua paket pelatihan: budi daya cabai untuk bidang pertanian dan budi daya catfish (lele) untuk perikanan.  

“Hasil evaluasi kedua pelatihan terdahulu sangat positif. Seratus persen dari 32 peserta langsung mempraktekkan dan berhasil,” tegas Amin meyakinkan. “Disamping kerjasama dengan BLK Lembang,  pada tahun 2018 BSP juga bekerjasama dengan Pemkab Siak mengadakan Pelatihan Kepemanduan Wisata yang diikuti 30 peserta,” tambah Amin.

Pelatihan tahap kedua ini, Amin optimis juga akan berhasil karena bidang pelatihan ini telah dipilih sesuai analisis kebutuhan pasar dan kepeminatan peserta.

Lebih lanjut lagi, Amin menyatakan bahwa kegiatan seperti ini merupakan salah satu  jawaban atas tantangan yang sekarang dihadapi untuk penyediaan tenaga kerja yang kompeten.

Kepala BLK Lembang Aan Subhan mengucapkan rasa terima kasih pada Pemkab Siak dan BSP atas kepercayaan untuk melatih dan membina peserta melalui program pemberdayaan masyarakat.  

Aan menjelaskan bahwa BLK Lembang merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) yang ditunjuk untuk memberikan pelatihan dengan fasilitas yang sesuai dengan ketersediaan anggaran dan siap  menindaklanjuti kesepakatan bersama dengan merancang dan menyelenggarakan program sesuai kebutuhan Pemkab Siak. Aan menekankan bahwa selain ketrampilan teknis, materi pelatihan di BLK Lembang juga menekankan pada soft skills.

“Usai pelatihan ini, peserta diharapkan meningkat kompetensinya dan juga berubah pola pikir sikapnya ke arah kemandirian berusaha," harapnya.

Pelatihan ini dijadwalkan dimulai 14 Februari sampai dengan 5 Maret 2019, dan akan diikuti 32 peserta dari seluruh kecamatan di Siak.(***)


R24/phi