Menu

NU Usul Ganti Kata Kafir Dengan Non Muslim, Gus Ulil Abshar: HTI Pasti Kritik

Riko 3 Mar 2019, 14:11
Gus Ulil Abshar Abdalla (foto/int)
Gus Ulil Abshar Abdalla (foto/int)

RIAU24.COM -  Minggu 3 Maret 2019, Hasil sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah Nahdlatul Ulama (NU) menuai pro dan kontra. Hal itu setelah adanya usulan supaya warga Indonesia yang non muslim disebut kafir. 

Alasannya penyebutan kata kafir ada unsur kekerasan teologis. Ulil Abshar Abdala menilai usulan tidak memakai penyebutan kata kafir pada non muslim sudah tepat. 

"Lalu apa yg spesial pada keputusan Munas NU kali ini? Yg spesial adalah dia merupakan keputusan organisasi Islam terbesar di dunia saat ini. Jelas sekali, keputusan ini akan memiliki bobot teologis dan politis yg besar. Karena itu, saya menganggap keputusan ini fenomenal," cuit @ulil, Sabtu 2 Maret 2019.

"Keputusan Munas NU ini tidak sekedar pandangan personal, melainkan hasil "istinbath jama'i" (usaha bersama) yg didasari dengan argumentasi keagamaan yg tidak main2. Yg tertarik dg detil hujjahnya, bisa baca keputusan Munas," sambung @ulil.

"Keputusan Munas NU ini akan memperkuat konsep negara bangsa yg sudah diteguhkan oleh keputusan Muktamar NU yg ke-27 di Situbondo pada 1984. Jadi, keputusan Munas ini kelanjutan logis dari keputusan sebelumnya," lanjut @ulil.
 

Halaman: 12Lihat Semua