Menu

Puncak Musim Kemarau 2019 Diprediksi Agustus-September

Siswandi 6 Mar 2019, 16:39
Musim kemarau di Riau sering diwarnai dengan ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Foto: int/ilustrasi
Musim kemarau di Riau sering diwarnai dengan ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Foto: int/ilustrasi

RIAU24.COM -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi, puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus-September 2019 mendatang. Namun bagi beberapa wilayah di Sumatera, termasuk Riau, musim kemarau telah berlangsung sejak Februari ini.

Seperti dituturkan Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal dalam konferensi pers, Rabu 6 Maret 2019 di Jakarta, awal musim kemarau sudah berlangsung di Aceh dan Sumatera sejak Januari-Februari 2019. Namun, ia menyebut kebanyakan wilayah mulai memasuki kemarau pada April 2019.

"Secara umum puncak kemarau 2019 diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus-September 2019," ungkapnya, dilansir kompas.

Herizal menuturkan, dari total 342 zona musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 79 ZOM akan mengawali musim kemarau pada bulan April. kondisi ini antara lain terjadi di sebagian wilayah Nusa Tenggara, Bali dan Jawa.

Sementara itu, sebanyak 99 ZOM baru akan masuk kemarau pada bulan Mei. Ini terjadi di sebagian Bali, Jawa, Sumatera dan sebagian Sulawesi.

Sedangkan 96 ZOM di Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Papua, baru akan memasuki musim kemarau pada Juni.

Sambungan berita: Lebih Awal
Halaman: 12Lihat Semua