Menu

Merasa Kalimatnya Diplintir, Sekda Pekanbaru Minta Maaf di Hadapan Ratusan Guru

Riko 11 Mar 2019, 21:48
Sekda Pekanbaru M Noer minta maaf ke guru atas perkataannya yang menyinggung (foto/riki)
Sekda Pekanbaru M Noer minta maaf ke guru atas perkataannya yang menyinggung (foto/riki)

RIAU24.COM -  Senin 11 Maret 2019, Sekda Kota Pekanbaru, M Noer MBS meminta maaf kepada ratusan guru yang berdemo di Kantor Walikota Pekanbaru. Hal itu dilakukan Sekdako Pekanbaru, M Noer akibat pernyataannya yang diplintir. 

Pada aksi demonstrasi sebelumnya, M Noer berharap para guru SD dan SMP se Pekanbaru tidak berdemo dan mengorbankan waktu mengajar para murid. Kemudian disebut M Noer mengeluarkan pernyataan, kalau guru protes Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 7 tahun 2019 untuk pindah ke daerah lain. 

Pernyatan itu lah yang kemudian menuai protes dari para guru. Kemudian M Noer menyebut pernyataannya itu hanya 'bercanda' dan telah diplintir. 

Sebab itu M Noer kembali memohon maaf kepada ratusan guru yang berdemo tadi pagi. "Saya Sekda Pekanbaru, M Noer MBS, tidak akan menjadi Sekda, tanpa guru. Oleh karena itu ada yang bilang saya tidak sayang guru itu salah. Kalau kemarin itu ada yang memplintir saya secara pribadi minta maaf," kata M Noer. 

Kemudian M Noer menjelaskan bahwa Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 7 tahun 2019 yang diminta revisi oleh para guru belum bisa diwujudkan. Maka itu dirinya meminta agar para guru untuk duduk bersama dan rapat dengan Pemko Pekanbaru. 

Namun para guru lebih memilih akan gelar aksi demonstrasi jika tuntutannya tidak dikabulkan. Bahkan 'mengancam' akan mogok mengajar hingga Rabu 13 Maret 2019 mendatang.