Menu

Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Ketua Asita Riau: Bikin Pariwisata Lesu

Riki Ariyanto 3 Jun 2019, 08:23
Ketua Asita Riau, Dede Firmansyah (foto/int)
Ketua Asita Riau, Dede Firmansyah (foto/int)

Dijelaskan Dede, kenaikan harga tiket dapat dimaklumi jika terjadi di musim liburan seperti akhir tahun. "Kenaikan itu biasanya dipicu oleh permintaan pengguna jasa penerbangan yang tinggi. Misalnya seperti akhir tahun, itu memang mahal. Tetapi memasuki Januari dan Februari itu pasti turun biasanya, karena permintaan juga kurang. Makanya, saya heran, kok dari Januari sampai sekarang nggak turun-turun. Bahkan ada penerbangan yang katanya low cost carrier, tetapi harga bagasinya mahal," cetus Dede.

Karena itu Dede menawarkan solusi kepada Pemerintah agar membuka rute bagi maskapai Low Cost Carrier (LCC) lain. "Buka saja rute atau izin kepada maskapai kompetitor seperti Air Asia. Maskapai ini sudah terbukti murah dan efisien. Ini salah satu solusi juga yang harus dipertimbangkan pemerintah. Saya yakin, kalau Air Asia dengan slogan maskapai LCC membuat maskapai lain mau tak mau menurunkan harga tiketnya," ucap Dede.

Ditambahkan Dede, ia sudah pernah mendesak Menteri Pariwisata untuk melakukan upaya agar harga tiket pesawat kembali murah, sehingga sektor pariwisata kembali bergairah.

"Saya pernah sampaikan ini langsung ke Menteri Pariwisata, supaya dunia pariwisata kita tidak lesu," tutup Dede.

Halaman: 12Lihat Semua