Menu

Susul Penasehat, Giliran Saut Situmorang Nyatakan Mundur dari KPK

Siswandi 13 Sep 2019, 10:22
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang

RIAU24.COM -  Setelah terpilihnya Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua KPK yang baru, reaksi bermunculan dari internal lembaga antirasuah tersebut. Yang pertama, datang dari Penasehat KPK Mohammad Tsani Annafari yang menyatakan akan mundur dari posisinya. Tak hanya Tsani, langkah serupa juga dilakukan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.

Keputusan itu diambil keduanya, tak lama berselang setelah DPR RI memilih lima pimpinan KPK baru, termasuk mempercayakan posisi Ketua KPK kepada Firli Bahuri.

Perihal mundurnya Saut tersebut, dibenarkan Tsani. Meski demikian, pihaknya meminta Saut bertahan dan menunda rencana itu hingga habis masa jabatan.

"Iya, tapi masih kita minta tunda sampai Desember," ujarnya, dilansir detik, Jumat 13 September 2019.

KPK sendiri telah menyatakan Firli yang merupakan mantan Deputi Penindakan diduga melakukan pelanggaran kode etik berat. Pengumuman itu disampaikan dalam jumpa pers yang dihadiri Saut dan Tsani Annafari yang kemudian membeberkan rangkaian pertemuan yang membuat Firli dinyatakan melakukan pelanggaran etik berat.

Namun pernyataan KPK itu dibantah Firli. Menurutnya, tak ada satu pun pimpinan yang menyatakannya melanggar aturan.

Sebelumnya, Tsani Annafari sudah terlebih dahulu menyatakan akan mundur dari posisinya. Alasannya, Tsani tak ingin bekerja untuk lembaga yang integritas pimpinannya meragukan.

"Iya (mundur) itu kan saya sudah ucapkan semuanya sudah tahu," ujarnya, dilansir cnnindonesia.

"Yang pasti saya tidak mau menjadi kaki tangan atau melayani orang-orang yang saya tidak bisa yakni integritasnya dan juga saya tidak yakin agenda-agenda pemberantasan korupsinya," ujarnya lagi.

Meski demikian, Tsani menyatakan dirinya masih akan terus bekerja dengan baik hingga pelantikan pimpinan dilakukan.

"Saya akan bekerja dengan pimpinan (yang saat) ini, bahu membahu dengan seluruh insan KPK yang di dalam sampai sebelum tanggal pelantikan pimpinan yang baru," ujarnya lagi.

Ditanyai tanggapannya terkait terpilihnya Firli, Tsani tidak mau berkomentar. "Nanti saya dianggap berpolitik. Saya bekerja saja, itu nanti ekspresi saya lihat apa yang saya kerjakan," ujarnya. ***