Menu

Banyak Parpol yang Ingin Gabung Jokowi, Sandiaga Sebut Ini

Siswandi 18 Oct 2019, 11:41
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

RIAU24.COM -  Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku kurang sreg bila semua partai politik ramai-ramai bergabung ke koalisi Jokowi. Sandi ingin ada partai politik besar, yang tetap berada di luar pemerintahan untuk melakukan check and balances terhadap roda kekuasaan. Sehingga dengan demikian, demokrasi akan menjadi lebih kuat. 

"Kita kasih masukan yang konstruktif dan bersahabat sehingga lima tahun ke depan ini masyarakat bisa fokus, enggak gaduh politiknya, enggak pecah belah. Pemerintah itu butuh masukan kok," ujar Sandiaga, Kamis (17/10/2019)  di kediamannya, Jalan Pulombangkeng, Kebayoran Baru.

Dilansir kompas, Sandi menilai, kritik dan masukan kepada pemerintah, tidak bisa hanya diutarakan oleh parpol yang menjadi pendukung. Apalagi, saat ini media sosial sangat berkembang pesat dan sudah menjadi salah satu sarana kritik dan masukan bagi pemerintah. 

Sandiaga mengaitkan pernyataannya tersebut dengan fenomena buzzer politik yang kritik dan masukan mereka sering kali mendistorsi aspirasi masyarakat. Oleh sebab itu, ia merasa kritik, masukan, dan kontrol harus datang dari pihak yang benar, yaitu salah satu kekuatan politik di Indonesia sendiri. 

Sandi merasa yakin masyarakat Indonesia sudah bersatu pasca-Pilpres 2019. "Sebenarnya kita ini sudah bersatu kok. Kemarin itu jelas kepentingan Gerindra itu kepentingan nasional," ujarnya lagi.

Seperti diketahui, Gerindra sebagai partai politik tempat Sandi berada, belakangan ini juga kerap disebut-sebut akan bergabung dengan koalisi Jokowi. Dalam Rampinas baru-baru ini, seluruh kader sepakat menyerahkan keputusa itu kepada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. ***

Halaman: Lihat Semua