Menu

Target Inhil Bebas Stunting, Diskes Luncurkan Program Durasi Penting Bagi Calon Pengantin

Ramadana 18 Nov 2019, 14:12
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan Program Posyandu Pra Konsepsi dalam Pencegahan Stunting (foto/Rgo)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan Program Posyandu Pra Konsepsi dalam Pencegahan Stunting (foto/Rgo)

RIAU24.COM - INHIL- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan Program Posyandu Pra Konsepsi dalam Pencegahan Stunting (Durasi Penting).

"Pada Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun ini merupakan momentum kami untuk meningkatkan kesehatan. Yang mana, dulu kita fokus pada persoalan ibu, namun sekarang beralih soal gizi yakni pencegahan Stunting," ungkap Kepala Dinkes Inhil, H Zainal Arifin kepada awak media usai kegiatan HKN ke-55 di Gedung Venue Futsal, Tembilahan, Senin 18 November 2019.

zxc1

Menurutnya, Durasi Penting bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara terpadu dan terstandar pada calon pengantin.


Sebagaimana diketahui, Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama. Pada umumnya, stunting terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan.

zxc2

Untuk itu, program tersebut diluncurkan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil dan Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Inhil.

Terobosan baru ini mengupayakan pencegahan Stunting dengan kegiatan terpadu seperti memberikan konseling dan pelayanan kesehatan, buku saku kesehatan reproduksi serta tablet tambah darah pada calon pengantin dari Dinkes Inhil.

Kemudian memberikan penyuluhan dan bimbingan perkawinan pada calon pengantin dari Kemenag Inhil. Dan terakhir memberikan KIE tentang keluarga Maslahah An-Nadiyah pada calon pengantin dari Muslimat NU.

Pelayanan kesehatan dan penyuluhan secara terpadu serta tablet tambah darah khususnya pada calon pengantin secara benar diharapkannya akan menciptakan perempuan yang sehat yang akan melahirkan generasi sehat.

"Kita tangani jika ada persoalan sebelum mempunyai anak. Target kita, 5 tahun kedepan persoalan stunting di Inhil nol," pungkasnya. (R24/Rgo)