Menu

Ditolak PDIP Surakarta Jadi Calon Walikota, Gibran Malah DIbela Tokoh Yang Getol Kritik Jokowi

Satria Utama 19 Nov 2019, 11:13
Gibran Rakabuming
Gibran Rakabuming

RIAU24.COM -  JAKARTA -  DPC PDI Perjuangan Surakarta menolak putra Joko Widodo, Gibran Rakabuming untuk maju di Pilwalkot Surakarta 2020. Pengurus DPC PDI Perjuangan Surakarta sepakat mengajukan pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada 2020.

Penolakan ini dipertanyakan nasional asal Papua, Natalius Pigai. Menurut mantan anggota Komnas HAM yang sering mengkritik pemerintahan Jokowi ini,  ia tidak setuju jika penolakan itu hanye karena usia Gibran yang masih muda.

“Kenapa Gibran ditolak karena masih muda? Itu sebabnya saya lawan ketidakadilan,” tulis Pigai lewat keterangan tertulisnya, seperti dilansir pojoksatu.id, Senin (18/11).

Pigai kemudian mencontohkan, dia merupakan keturunan suku Mee. Suku Mee merupakan salah satu dari 240 suku yang berada di Papua. Pigai menegaskan, meski di daerah, dirinya masih memproduksi anak-anak muda. “Suku saya adalah suku Mee, saya berada di oposisi, tetapi tetap memproduksi anak-anak muda milenial hebat,” tuturnya.

Pigai kemudian melawan ketidakadilan yang terjadi di sukunya. Pasalnya, ketika anak muda di daerahnya ingin maju dan bersaing, malah pusat pemerintahan yang ada di luar Papua menolak adanya regenerasi.

“Saya lawan ketidakadilan, ketika kami ingin maju, pusat kekuasaan di luar Papua justru mengajarkan kami untuk menolak regenerasi, mengajarkan kami korupsi, kolusi dan nepotisme dan hal-hal yang jahat,” tutupnya.

***