Menu

31 Ribu Benih Ikan Baung Ditabur di Danau Naga Sakti

Lina 28 Nov 2019, 14:39
31 Ribu benih ikan Baung di tabur di Danau Naga Sakti, Kecamatan Pusako kabupaten Siak (foto/Lin)
31 Ribu benih ikan Baung di tabur di Danau Naga Sakti, Kecamatan Pusako kabupaten Siak (foto/Lin)

RIAU24.COM - SIAK- 31 Ribu benih ikan Baung di tabur di Danau Naga Sakti, Kecamatan Pusako kabupaten Siak. Kegiatan ini di lakukan untuk menjaga eko sistem yang ada di Danau Naga Sakti. 

Camat Pusako, Andi Putra mengatakan, bibit ikan tersebut merupakan bantuan Gubernur Riau melalui Dinas Perikanan dan Kelautan. Penaburan bibit dilakukan secara simbolis oleh Camat Pusako, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau serta kepala Dinas perternakan Kabupaten Siak dan UPIKA Kecamatan Pusako.

zxc1

''Alhamdulillah, kita telah mendapat bantuan bibit ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, benih ikan tersebut sudah di tabur di danau naga sakti. Atas nama Pemerintah kecamatan Pusako Kami mengucapkan terimakasih," ungkap Andi saat di hub kamis, (28/11/2019).

zxc2

Selanjutnya ia juga berharap, tahun depan pemerintah Provinsi Riau dapat memberikan bantuan bibit ikan tapah untuk di danau naga sakti, karena ikan tapah termasuk ikan yg di gemari masyarakat Kabupaten Siak serta bernilai ekonomis.

"Kami juga berharap kepada pemerintah provinsi tahun depan juga kami dapat di bantu benih ikan tapah, karena ikan ini sangat di gemari masyarakat Riau khusus Siak. Juga dari harga sangat bernilai ekonomis dan di tambah juga dengan penaburan bibit ikan sepengkah untuk di Sungai Siak, karena ikan sepengkah  sudah mulai langka di Sungai Siak. Sehingga mendatangkan pendapatan bagi warga," terang Andi.

Ia juga berharap, Kepada masyarakat pusako agar bersama-sama menjaga benih ikan yang sudah di taburkan ke dalam Danau. Pelepasan benih Ikan dilakukan rabu, 27 November 2019 kemarin, di hadiri Kepala Dinas kabupaten Siak Perikanan Susi Lawati.

''Saya minta pihak kecamatan dan aparat desa,  serta msyarakat  bersama sama kita menjaga benih ikan yang sudah ditabur harus. Kami berharap tunggu 6 bulan ke depan baru boleh masyarakat mengambil ikan tersebut demi menjaga kelestarian bibit ikan di danau tersebut,'' tutup Andi (R24/Lin)