Menu

Kabag Kesra Inhil: Pelatih Guru Tahfiz Alquran Akan Didatangkan Dari Luar Dengan Metode Khusus

Ramadana 9 Dec 2019, 19:13
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, HM Arifin di ruang kerjanya, Kantor Bupati Inhil, Tembilahan (foto/int)
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, HM Arifin di ruang kerjanya, Kantor Bupati Inhil, Tembilahan (foto/int)

RIAU24.COM - INHIL- Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, HM Arifin di ruang kerjanya, Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Senin 9 Desember 2019, Pagi mengatakan, pelatihan guru tahfiz Al-Qur'an mendatangkan pelatih dari luar dengan metode khusus. 

zxc1

"Tentu  dengan metode ini kita harapkan dapat diajarkan kembali  kepada anak-anak yang ada dirumah Tahfiz masing -masing desa. Metode ini sudah terbukti mampu mempercepat hafalan Al-Qur'an," kata Arifin. 

Metode yang sekarang  diajarkan kata Arifin,  dari Baitul Quran Pekanbaru, Ustad Royansyah,. S.P.d. I Al-Hafizah yang sudah terkenal bukan hanya di Riau tapi juga di Indonesia Nasional para pelatih ini sudah melatih ke Sumatera Utara ke Sumatera Selatan ke Sumatera Barat program pemerintah lainnya. 

"Alhamdulillah tadi malam itu Pak Bupati Indragiri Hilir HM. kembali membuka pelatihan guru Rumah Tahfidz sesungguhnya kemarin sudah pernah dilakukan pada bulan Juli namun kita masih berharap agar pengelolaan Rumah Tahfidz ini betul-betul bagus," kata dia. 

zxc2


Dalam keilmuan tentu harus di-upgrade ilmunya terus kita bina, agar  proposional hal yang nantinya bisa melahirkan para Hafiz-hafizah itu maksudnya dilatih lagi setiap desa 1 orang dengan 1 orang yang kita latih dengan maksimal ini ya nanti akan bisa beraktivitas yang bisa mengajar sesuai metode yang sudah diberikan.

"Metode yang diyakini ini bisa udah berhasil itu banyak contoh yang diberikan adalah yang sudah berumur lebih dari 60 tahun setelah belajar dengan metode itu bisa hafidz apalagi anak-anak umur umur kita aja kalau tetap serius belajar dengan metode yang diberikan itu bisa menjadi Hafidz," terangnya. 

Perhatian  pemerintah daerah tersebut dari semua sisi dibina, Bupati punya program di plus terintegrasi antara bagian-bagian dari yang mendukung itu sebenarnya satu Desa satu Rumah Tahfidz Qur'an program ini plus terintegrasinya Bagian Kesra bagian dari yang mendukung itu.

"Jadi kami mendukung dari sisi pembinaan guru-gurunya, guru-kita bina pelatihnya kita bina kemudian nanti masalah sarana prasarana mungkin lain-lain ya mungkin BPMPD, Dinas Kesehatan dan sebagainya terus mendukung program satu Desa satu Rumah Tahfiz.

Ditambahkan Arifin,  setiap desa tidak ada lagi yang tidak ada Rumah Tahfidz  tentu guru-gurunya harus di siapkan kalau sudah jalan setiap desa satu rumah  tahfiz tentu target berikutnya adalah menghasilkan para hafiz Qur'an. 

"Setelah kita latih ini 6 bulan berikutnya kita monitoring ke lapangan seperti Apa hasilnya .udah ada apa bel rumah tahfiz menghasilkan anak-anak yang sudah hafiz-hafizah," jelasnya. 

Arifin berharap peserta 236 desa/kelurahan di tambah 12 Orang Peserta Mandiri Dalam Kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu sungguh-sungguh gali ilmu dari narasumber terus belajar terus belajar metode yang diberikan itu itu bisa di  manfaatkan diterima dan diterapkan nanti kepada anak-anak di desa masing-masing. 

Dia juga meminta kepada masyarakat dengan adanya gerakan satu Desa satu Rumah Tahfidz ini Mari didukung di gaungkan karena dengan menggabungkan atau mendukung gerakan Alquran ini diyakini lah sebagai umat Islam akan turut mendapat pahala yang  berlimpah dari  Allah SWT. 

"Oleh karena itu, Mari kita demam kan gerakan Hafiz Quran ini jangan kita hanya berharap kepada anak-anak, karena di dalam metode pembelajaran guru ini kita bisa belajar mengajar sambil belajar yang kita latih sekarang," paparnya. (R24/Rgo)