Menu

Terjerat Kasus Korupsi, Netanyahu Memohon Kekebalan Hukum

Riko 2 Jan 2020, 15:15
Benjamin Netanyahu (net)
Benjamin Netanyahu (net)

Sampai saat ini pemerintahan Israel tak kunjung terbentuk karena Netanyahu dan Gantz yang didukung koalisi partai masing-masing mempunyai kedudukan sama kuat. Negosiasi politik juga buntu.

Alhasil, mereka harus kembali menggelar pemilihan umum. Netanyahu akan tetap memimpin negara itu sampai pemilu digelar 2 Maret mendatang.

Netanyahu saat ini tidak diwajibkan mundur meski terjerat kasus hukum. Dia baru bisa hengkang dari jabatannya jika diputus bersalah yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Knesset memang mempunyai hak untuk memberi kekebalan hukum dalam empat hal. Yakni melindungi kebebasan berpendapat, jaksa penuntut umum berniat buruk dan diskriminatif terhadap anggota parlemen, Knesset sudah menghukum anggotanya yang melanggar dan masyarakat tidak berminat untuk melihatnya disidang, serta jika terjadi penyelidikan terhadap kasus kejahatan yang menyebabkan fungsi parlemen sangat terganggu.

Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit mendakwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas tuduhan korupsi. Netanyahu didakwa dengan tiga skandal termasuk menerima suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.

Mandelblit mengungkapkan dakwaan tersebut disampaikan setelah melalui proses investigasi selama tiga tahun.

Halaman: 123Lihat Semua