Menu

Tim Gabungan Masih Upayakan Pemadaman Karhutla di Desa Titi Akar Rupat Utara Bengkalis

Dahari 19 Jan 2020, 19:43
Panas terik disertai angin kencang membuat situasi di lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara terbakar (foto/Hari)
Panas terik disertai angin kencang membuat situasi di lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara terbakar (foto/Hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Panas terik disertai angin kencang membuat situasi di lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis masih terus membara. Setidaknya kebakaran tersebut sudah menghabiskan setidaknya 10 hektar lahan kosong.

zxc1

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto menyampaikan bahwa di lokasi Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara tim pemadam kebakaran sudah memasuki hari kelima dan api sudah berhasil di padamkan meskipun angin kencang dan cuaca panas. Sedangkan tim masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

"Alhamdulillah meskipun cuaca panas dan angin kencang api berhasil dipadamkan," ungkap Kapolres AKBP Sigit Adiwuryanto, Sabtu 18 Januari 2020 petang kemarin.

zxc2

Dikatakan Kapolres upaya pendinginan terus dilakukan agar kebakarannya tidak meluas lagi, dan proses pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh tim dari Polres Bengkalis, Koramil, Polsek, Manggala AGNI, dari Perusahaan SRL dan juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis.


"Pemadaman selain dari darat juga kita di bantu oleh pemadaman melalui udara atau water boombing dengan menggunakan helikopter, walaupun siang ini salah satu alat pengisap air di heli mengalami kerusakan, begitu juga alat berat, juga diikutsertakan namun belum sampai ke lokasi, karena medannya sulit di lalui," ucap Kapolres lagi.

Kapolres menyampaikan rasa syukur karena stok air di lokasi cukup tersedia  sehingga untuk pemadaman di permudah. "Kami berharap doa dari semua pihak agar cepat dituruni hujan," harap Sigit.

Masih kata Kapolres, untuk saat saat ini kasat Reskrim masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di awal terjadinya kebakaran. Dalam hal ini, Kepolisian Polda Riau juga berkomitmen melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, salah satu komitmen tersebut dengan langsung turun ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

"Ini salah satu bentuk komitmen kita, makanya kita langsung turun kelapangan untuk melakukan pemadaman dan selain itu kita juga tetapkan 3 tersangka pelaku pembakaran lahan dan hutan," kata Sigit Adiwuryanto lagi.

Ia kembali menyampaikan bahwa selama di lokasi untuk logistik seperti makan siang camat dan desa setempat sangat peduli dan saling ikut berpartisipasi dalam musibah ini.

"Alhamdulillah, kalau logistik seperti makan dan minum petugas pak Camat dan pak Kades turut membantu," katanya lagi.

Sambil menyampaikan kondisi medan lokasi kebakaran ditempuh dengan menggunakan speed boat dan setelah itu menggunakan sepeda motor dengan jalan yang sulit dilalui jaraknya mencapai 10 km, dan berjalan kaki 2 km ke titik kebakaran sekarang.

"Ya untuk mengantar makanan ini sampai ke lokasi jaraknya berkilo-kilo meter, selain lewat laut juga berlanjut lewat darat," ungkap Kapolres lagi.

"Kita juga berikan aplus juga buat pak Kapolsek Rupat Utara AKP Jasri, meskipun mau memasuki masa pensiun tapi tetap turun lapangan dan mengajak warga  bersama sama memadamkan api," ujarnya. (R24/Hari)