Menu

Keluarga Besar PWI Gelar Tahlil dan Doa Untuk Almarhum Bendahara PWI Bengkalis

Lina 21 Feb 2020, 16:58
Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis menggelar tahlil dan doa bersama untuk almarhum Mazwin (foto/Lin)
Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis menggelar tahlil dan doa bersama untuk almarhum Mazwin (foto/Lin)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis menggelar tahlil dan doa bersama untuk almarhum Mazwin (48), Bendahara PWI Bengkalis, yang menghadap sang khaliq, Kamis (21/2/2020) subuh lalu.

Tahlilan dan doa tersebut berlangsung di kantor PWI Kabupaten Bengkalis, usai solat Jumat (21/2/2020). Sekitar kurang lebih belasan wartawan yang tergabung di organisasi besar PWI Bengkalis tersebut, terlihat bersiap untuk mendoakan almarhum Mazwin dan keluarga, sekitar pukul 14.00 WIB. 

zxc1

Kegiatan itu dipandu oleh Ustadz H. Ali Ambar, Lc, M.Pdi. Terlihat Ketua PWI Bengkalis Alfisnardo bersama pengurus menyampaikan salam pembuka, sebelum dimulainya tahlil dan doa.

Alfisnardo mengutarakan, dirinya sangat menyatakan jika almarhum Mazwin, merupakan jurnalis yang baik dan punya pergaulan yang cukup bagus dikalangan insan pers di Kabupaten Bengkalis.

“Semoga amal ibadah saudara Mazwin, selama ini diterima disisi Allah SWT. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan, agar tetap tabah dalam menghadapinya. Hari ini, kita perlu mengkoreksi diri, bahwa kita semua juga akan mengalaminya, tapi tidak tahu kapan waktunya, jadi saat ini yang kita perlukan adalah bagaimana, lebih meningkatkan ketaqwaan dan ibadah kita sehari-hari,”ungkap Alfisnardo.

zxc2

Sementara itu, Ustadz H. Ali Ambar, Lc, M.Pdi yang memandu tahil dan doa mengutarakan hal serupa. Ketua Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Bengkalis ini, turut menyatakan bela sungkawa atas meninggalnya seorang jurnalis senior Bengkalis, Mazwin.

“Saya mendapatkan kabar dari media. Jika saudara Almarhum Mazwin, yang sehari-hari berprofesi sebagai wartawan di salah satu surat kabar terbesar, bertugas di duri telah lebih dulu pergi meninggalkan rekan-rekan dan kita semua yang ada disini, pergi dengan tenang ke kepangkuan Allah SWT,”ucap Ustadz Ali Ambar. (R24/Hari)