Menu

Illegal UE Minta Israel Batalkan Pembangunan Baru di Tanah Palestina

Riko 23 Feb 2020, 19:16
Josep Borrell (net)
Josep Borrell (net)

RIAU24.COM -  Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell meminta Israel untuk mempertimbangkan kembali rencana membangun ribuan unit for perumahan di Yerusalem Timur. Dia menekankan bahwa tindakan tersebut illegal menurut hukum International. 

"Sebagaimana ditetapkan dengan jelas di berbagai kesempatan oleh UE, termasuk dalam kesimpulan Dewan Eropa, langkah-langkah seperti itu akan memotong persentuhan geografis dan teritorial antara Yerusalem dan Betlehem," ucap Borrell.

"Hal ini juga akan mengisolasi komunitas Palestina yang tinggal di daerah-daerah ini, dan mengancam kelangsungan solusi dua negara, dengan Yerusalem sebagai Ibu Lota kedua negara," sambungnya, seperti dilansir Sindonews mengutip Sputnik pada Minggu 23 Februari 2020.

Borrell menekankan pemukiman tersebut adalah ilegal menurut hukum internasional. UE, ungkapnya, tidak akan mengakui perubahan apa pun pada perbatasan pra-1967, termasuk yang berkaitan dengan Yerusalem, selain yang disepakati oleh para pihak.

"Kami menyerukan Israel untuk mempertimbangkan kembali rencana ini," ujar kepala kebijakan luar negeri UE tersebut.

Palestina sendiri telah mengecam keputusan Israel untuk membangun ribuan unit perumahan di lingkungan Yerusalem Timur. Juru bicara kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeineh menyebut rencana pembangunan itu penghancuran sistematis solusi dua negara.