Menu

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia, Begini Sepak Terjangnya Selama 30 Tahun Memimpin

Siswandi 25 Feb 2020, 23:43
Kenangan saat Hosni Mubarak bertemu dengan pemimpin PLO Yasser Arafat. Foto: int
Kenangan saat Hosni Mubarak bertemu dengan pemimpin PLO Yasser Arafat. Foto: int

RIAU24.COM -  Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak meninggal di Kairo dalam usia 91 tahun. Kematian Mubarak dipastikan oleh kantor berita Mesir hari Selasa 25 Februari 2020. Situs berita Al-Watan melaporkan ia meninggal di rumah sakit militer. Mubarak menjalani operasi akhir Januari lalu. Putranya, Alaa, mengatakan hari Sabtu lalu bahwa Mubarak berada di unit perawatan intensif.

Dilansir bbcindonesia, Mubarak punya sejarah perjalanan khususnya dalam pemerintah Mesir. Ia menghabiskan tiga dekade menjabat Presiden Mesir sebelum adanya gerakan demonstrasi,Arab Spring yang menyingkirkannya. Ia dinyatakan bersalah berkomplot melakukan pembunuhan terhadap para demonstran dalam revolusi. Putusan ini dibatalkan dan ia dibebaskan pada bulan Maret 2017.

Sosoknya menjadi begitu fenomenal, karena ia ikut berperan besar dalam proses perdamaian Israel-Palestina. Meski memiliki latar belakang seorang militer, tapi Hosni memegang komitmen negaranya akan perdamaian internasional.

Di bawah kepemimpinannya, Mesir memainkan peran utama menjadi perantara perjanjian damai antara Israel dan Palestina. Setelah selama tiga dekade berkuasa, ia tersingkir karena revolusi Arab di tahun 2011.

Ia dikritik lantaran menggunakan hukum darurat militer untuk menghantam lawan politikya; dan di tahun-tahun akhir hidupnya dihabiskan untuk menghadapi tuduhan korupsi.

Mubarak berperan penting dalam merencanakan serangan kejutan terhadap militer Israel pada awal perang Arab-Israel tahun 1973. Serangan itu terjadi di Yom Kippur, hari suci dalam kalender Yahudi. Mubarak menjadi pahlawan nasional untuk peran yang dimainkan angkatan udara dalam serangan di Terusan Suez.

Halaman: 12Lihat Semua