Menu

Antisipasi Covid-19, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Terpaksa Gulung Karpet

Satria Utama 24 Mar 2020, 09:14
Penggulungan karpet di Masjidil Haram
Penggulungan karpet di Masjidil Haram

RIAU24.COM -  MAKKAH - Kepala Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Syekh Abdulrahman Al-Sudais memerintahkan agar seluruh karpet sajadah yang menutupi lantai Masjidil Haram dan Masjid Nabawi digulung. Hal ini dilakukan untuk mencegah menularnya virus corona terhadap para jamaah yang melaksanakan sholat.

Dilansir dari saudigazette.com.sa, Senin (23/3/2020), pihak kepresidenan mengatakan, karpet telah dihilangkan dari seluruh lantai masjid sebagai bagian dari upaya Kerajaan Arab Saudi untuk mencegah infeksi virus corona (COVID-19) dan memastikan keselamatan para jemaah yang beribadah di kedua masjid suci itu, Saudi Press Agency (SPA) mengatakan pada Minggu (22/3/2020).

Sheikh Al-Sudais juga meninjau langkah-langkah yang diambil oleh kepresidenan untuk memerangi virus. Pada hari Jumat (20 Maret), pihak berwenang menangguhkan para jemaah yang akan masuk dan berdoa di plaza (halaman luar) dari dua masjid suci itu.

“Kepresidenan dan badan-badan keamanan dan kesehatan memutuskan untuk menghentikan kehadiran orang-orang dan salat di halaman luar Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah mulai Jumat (20 Maret), sebagai bagian dari tindakan pencegahan penyebaran virus corona, ” kata juru bicara itu berdasarkan pernyataan di Twitter.

Sementara itu, tenaga kerja untuk sanitasi Masjidil Haram di Mekah telah meningkat menjadi 450 dari 330. Laporan-laporan sebelumnya mengatakan sebuah tim sanitasi yang beranggotakan 330 orang terlibat dalam pembersihan, sanitasi dan pemberian Mataf (daerah sekitar) dan bagian lain dari Masjidil Haram.

Bagian Administrasi Sterilisasi Karpet dari kepresidenan dengan cermat membersihkan Masjid Agung setiap hari dengan menggunakan pembersih yang ramah lingkungan untuk memastikan bahwa lingkungan dan manusia tidak terpengaruh. Proses pembersihan untuk memastikan keamanan jamaah dan pengunjung Masjidil Haram dengan memberantas semua virus dan mikroba yang terjebak di lantai dan permukaan mesjid tersebut.