Menu

Viral, Di Tengah Pandemi Covid-19, Para Pendaki Gunung Ini Malah Dugem Massal Saat Kemping

Siswandi 5 Aug 2020, 00:45
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Di tengah pandemi Covid-19 yang terus menghantui Indonesia, masih ada masyarakat yang terkesan tak peduli. Saat ini, media sosial Instagram dibuat gempar dengan beredarnya rekaman video yang menggambarkan para pendaki menggelar dugem massal. Diduga, peristiwa itu terjadi saat mereka kemping di kawasan Lombok Timur.

Parahnya lagi, dalam rekaman yang telah beredar massif itu, para pelakuk dugem sama sekali tidak mengindahkan protap Corona  Covid-19, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak. Mereka berjoget dengan diiringi cahaya senter dalam jarak dekat.

Tak ayal, aksi itu juga mendapat kecaman dan hujatan dari para netizen di Tanah Air.

Dilansir detik, Selasa 4 Agustus 2020, adalahakun Instagram @mountnesia membagikan video pendek yang belakangan jadi viral di kalangan para pendaki gunung.

Kabarnya, lokasi 'dugem massal' tersebut berada di puncak sebuah bukit di Lombok Timur, tepatnya di Savana Propok Lombok. Namun belum bisa dipastikan, kapan dugem massal itu berlangsung.

Sementara itu, salah satu followers @mountnesia lewat pesan pribadi, menyebutkan, kejadian dugem tersebut berlangsung pada Sabtu (1/8) akhir pekan lalu. Ada juga video yang diambil dari jarak yang agak jauh.

Sejauh ini, belum diperoleh konfirmasi dari pihak terkait tentang kejadian itu.


zxc2

@mountnesia sendiri menyebut bahwa perilaku dugem massal di gunung adalah perilaku yang sangat tidak terpuji. Para pelaku harus diberi peringatan tegas.

"Siapapun pelakunya berapapun jumlahnya, tindakan seperti sangat tidak terpuji. Alam harusnya dijaga, keindahannya dipelihara, tidak dengan tindakan yang tidak-tidak. Para pelaku harus diberi peringatan dan edukasi dengan cara-cara yang persuasif, tegas. Karena pelakunya tidak hanya satu, butuh upaya extra dari semua pihak," kata @mountnesia dalam unggahannya itu.

Sementara itu, banyak pendaki gunung yang menyesalkan peristiwa tersebut kenapa bisa terjadi. Bahkan ada yang menyebut para pendaki yang dugem ini norak dan kampungan.

"NORAAAKKKK !!!!!! PADA KAMPUNGAN BANGET NJZ," komentar @ganislv__
"Pada gapunya akhlaq ya bgini. Dugem noh di club!" timpal @ddeebynb.
"pengen dibilang keren tp slh tempat malah keliatan goblok," imbuh @hafiztf_ ***