Protes ke Bos Djarum yang Kirim Surat ke Jokowi Tolak PSBB, Said Didu Lakukan Hal ini, Sampai Berlian Idris Ikut Berkomentar

Senin, 14 September 2020 | 09:47 WIB
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu yang membuat rokok djarum super yang dipakainya Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu yang membuat rokok djarum super yang dipakainya
<p>RIAU24.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mengumumkan jika dia mulai berhenti merokok menggunakan Djarum Super.

Hal itu dikarenakan buntut dari Bos Djarum, Budi Hartono yang yang mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo yang tidak setuju adanya PSBB di Jakarta.

Said Didu menyebutkan, hal yang dia lakukan tersebut merupakan bentuk protes kepada Djarum yang menolak PSBB yang dilakukan per hari ini, Senin, 14 September 2020.

Baca Juga: Mahasiswa Cirebon Mengikuti Program Pertukaran Seni Korea-Indonesia

Bahkan, Said Didu juga mengunggah foto saat rokok yang dia gunakan selama 35 tahun itu dibuang ke tong sampah.

"PENGUMUMAN :
Demi duka cita saya para korban Covid-19, atas protes pemilik Jarum thdp kebijakan selamatkan nyawa rakyat Indonesia,  setelah 35 tahun saya merokok DJARUM SUPER, saat ini saya nyatakan BERHENTI merokok DJARUM SUPER. Selamat tinggal," ujarnya dilihat di akun Twitternya, Ahad, 13 September 2020.

Netizen pun langsung mengomentari kicauan Said Didu tersebut. Ini komentar netizen. Bahkan, dr Berlian Idris sepakat dengan keputusan Said Didu tersebut.

Baca Juga: Boruto Chapter 50 Jadi Manga Terpanas Kalahkan One Piece, Netizen Indonesia Bilang Ini

"Keputusan tepat puang, sekalian berenti lebih bagus lagi," kata dr Berlian Idris balas kicau Said Didu.

"Next step, pindahkan dana yg ada di bca. Ini akan berdampak jika semua umat Islam yg masih waras kompak melakikannya," kicau seorang netizen.

"Ganti tembakau rakyat aja pak.. Gak kebanyakan saus," komentar netizen lainnya.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...