Ternyata, Jutaan Pekerja Batal Terima Subsidi Gaji Rp600 Ribu, Apakah Anda Termasuk?

Jumat, 18 September 2020 | 16:32 WIB
Suasana di Jakarta saat para pekerja pulang dari kantor. Foto: int Suasana di Jakarta saat para pekerja pulang dari kantor. Foto: int

RIAU24.COM -  Hingga saat ini ternyata masih ada jutaan pekerja yang belum menerima subsidi gaji Rp600 ribu atau bantuan subsidi upah (BSU). Awalnya, pemerintah mematok target bantuan itu akan diterima 14,7 juta pekerja. Namun menurut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Agus Susanto mengatakan, sejauh ini terdapat 1,2 juta data yang harus dikembalikan untuk diperbaiki perusahaan. Artinya, mereka batal menerima subsidi gaji tersebut.  

"Ada 1,7 juta yang tidak bisa diteruskan karena tidak sesuai kriteria, kemudian ada 1,2 juta yang masih kita proses ulang, kita kembalikan ke perusahaan untuk diperbaiki dan kami sedang menunggu proses perbaikan ini," terangnya, Jumat 18 September 2020, dilansir antara. 

Dikatakan, dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi tiga lapis terhadap data-data yang masuk sebelum diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). 

Baca Juga: Masih Jomblo, Ini Bocoran Tipe Pria Idamannya, Anya Geraldine: Kekar Suka, Tapi Susah Nyarinya

Dimuat ulang kompas, untuk diketahui, syarat penerima BLT itu adalah warga negara Indonesia, terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020, memiliki upah di bawah Rp 5 juta, dan memiliki rekening yang aktif per Juni 2020. 

Menurut Agus, sejauh ini BPJS Ketenagakerjaan sudah menyerahkan 11,8 juta data calon penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemenaker. Data itu diserahkan dalam empat tahap, yaitu 2,5 juta untuk tahap I, 3 juta untuk tahap II, 3,5 juta untuk tahap III dan 2,8 juta untuk tahap IV. 

Agus mengakui pihaknya menghadapi kendala dalam mengumpulkan dan melakukan validasi data calon penerima bantuan tersebut. Hal itu disebabkan data yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya tidak memuat data rekening bank peserta. Namun demikian, pihaknya yakin dalam beberapa pekan ini permasalahan itu bisa diselesaikan. 

Baca Juga: Karena Hal ini, Gus Nur Ditangkap Polisi Dinihari Tadi

Sementara itu,  Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemnaker Haiyani Rumondang mengatakan, data calon penerima BLT BPJS sebanyak 14,7 juta tersebut, sudah harus diterima pihaknya pada akhir September 2020 ini. 

"Apabila bertahap maka tahap akhir harus sudah diterima pada tanggal 30 September untuk nanti selanjutnya yang sudah menerima akan menerima (BLT Rp 600.000) tahap kedua," kata Haiyani. 

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga pertengahan September 2020, bantuan subsidi gaji yang telah disalurkan mencapai Rp3,6 triliun.  

Sementara pihaknya diberi target, hingga akhir September 2020 ini sudah harus menyalurkan bantuan sebesar Rp 7 triliun. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...