Animo Masyarakat Untuk Pilkada 2020 Alami Penurunan

Sabtu, 26 September 2020 | 23:29 WIB
Animo Masyarakat Untuk Pilkada 2020 Alami Penurunan (foto/int) Animo Masyarakat Untuk Pilkada 2020 Alami Penurunan (foto/int)

RIAU24.COM -  JAKARTA- Saat ini animo masyarakat lebih kepada kondisi ekonomi dan pandemi Covid-19. Sedangkan untuk politik seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mengalami penurunan.

Baca Juga: Sore Ini, Sumbar Dihoyak Gempa Magnitudo 5.0, tak Berpotensi Tsunami



Hal itulah yang diungkapkan oleh pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro dalam sebuah diskusi, Jumat (25/9/2020).

"Dampak sosial-ekonomi pandemi membuat animo masyarakat terhadap politik menurun karena mereka sibuk memikirkan nasibnya terkait ekonomi yang merosot itu," ujarnya.

Baca Juga: Soal Vaksin, Jokowi Justru Minta Harganya Tak Perlu Disampaikan ke Publik

Karenanya tidak ada salahnya untuk kembali memikirkan apakah pergelaran Pilkada di tengah pandemi ini perlu diteruskan.

Sebab, pandemi ini telah meluluhlantakkan kehidupan hampir seluruh masyarakat, termasuk ancaman resesi ekonomi yang ada di depan mata.

"Mereka cenderung memikirkan permasalahan hidup dengan lesunya perekonomian dan resesi yang tidak bisa ditutup-tutupi lagi," kata dia.

Kalau pun tetap digelar maka harus ada jaminan keselamatan jiwa masyarakat.

Seperti diketahui, Pilkada 2020 mendapat desakan berbagai pihak untuk ditunda karena meningkatnya kasus Covid-19 di Tanah Air dari hari ke hari.

Namun, tahapan-tahapannya hingga saat ini masih tetap berjalan. Rencananya, Pilkada 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020.

PenulisR24/bis



Loading...
Loading...