Transfer Pusat Berkurang Rp200 Milyar, Perkiraan APBD Kuansing 2021 Sekitar Rp1,084 Triliun

Minggu, 18 Oktober 2020 | 08:44 WIB
Transfer Pusat Berkurang Rp200 Milyar, Perkiraan APBD Kuansing 2021 Sekitar Rp1,084 Triliun (foto/zar) Transfer Pusat Berkurang Rp200 Milyar, Perkiraan APBD Kuansing 2021 Sekitar Rp1,084 Triliun (foto/zar)

RIAU24.COM -  KUANSING- Pemerintah Pusat kembali mengurangi Transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap daerah, untuk Tahun Anggaran 2021 mendatang. Salah satunya dialami oleh Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Baca Juga: Tidak Ada Penambahan Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kuansing, Tetapi 6 Pasien Dinyatakan Sembuh



Dimana untuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) berkurang sekitar Rp. 201 Milyar. Padahal sebelumnya ada asumsi bahwa Transfer Pusat ke Daerah lebih kurang Rp. 1,285 Triliun," Ungkap Kepala Bappeda Litbang Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir ketika dihubungi wartawan Riau24.Com diruang kerjanya, Jumat (16/10).

Dengan berkurangnya transfer Pusat ke Daerah, tentu saja sangat berpengaruh terhadap Alokasi APBD Tahun Anggaran 2021 mendatang, yang diperkirakan lebih kurang sebesar Rp  1,084 Triliun. " Jadi APBD Murni kita untuk Tahun Anggaran 2021, berkurang bila dibandingkan dengan APBD Tahun 2020," ujarnya.

Baca Juga: Polres Kuansing Akan Lakukan Operasi Lancang Kuning

Oleh karena itu, Katanya, Saat ini Pemkab Kuansing melalui TAPD, sedang menyusun ulang rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2021 yang telah dibahas bersama DPRD Kuansing. "Ini harus dilakukan penyesuaian, karena terdapat kekurangan sebesar Rp200 Milyar lebih," jelasnya.

Dijelaskannya, Pembahasan APBD 2021 berdasarkan Permendagri Nomor 90/2019, yang mana terjadi perubahan terhadap Nama Program, dan kegiatan juga harus disesuaikan dengan pusat, seperti untuk kegiatan Pembangunan jalan, juga harus disesuaikan dengan yang ada di Renstra dan Renja.

"Padahal KUA PPAS sudah dibahas, namun keluar pula aturan dari Permendagri, adanya Pemutakhiran data atau Nomenklatur baru, tentu saja harus kita bahas dan sesuaikan," ujarnya.

Begitu juga adanya perubahan terhadap kode rekening Bank, yang mana saat ini sedang diinput kode rekening bank yang baru, lebih kurang 3000 yang diperbaharui," tambahnya.

Meskipun demikian, Pihaknya berkeyakinan Pembahasan APBD Kuansing 2021 bisa selesai tepat waktu. Meskipun saat ini sedang dilakukan pembahasan bersama dengan DPRD Kuansing. " Kita akui bahwa dengan berkurangnya transfer Pusat ke Daerah, tentu saja berdampak pada pembangunan Kuansing Tahun 2021 mendatang," tuturnya.

PenulisR24/zar



Loading...
Loading...