Hingga Pertengahan November, Pekanbaru Catat Demam Berdarah 481 Kasus

Kamis, 19 November 2020 | 20:49 WIB
Hingga Pertengahan November, Pekanbaru Catat Demam Berdarah 481 Kasus (foto/int) Hingga Pertengahan November, Pekanbaru Catat Demam Berdarah 481 Kasus (foto/int)

RIAU24.COM -  Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) di Minggu ke-46 tembus 481 kasus. Paling banyak kasus ditemukan tetap di Tenayan Raya sebanyak 84 kasus.

Baca Juga: Ikut Bersama Rombongan Edhy Prabowo, Ali Ngabalin tak Ikut Diciduk KPK, Politikus PDIP Curigai Hal Ini



Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy Saragih. "Kasus DBD Pekanbaru bertambah sampai pekan ke 46 ada sebanyak 481 kasus," sebut Zaini, Kamis, 19 November 2020.

Untuk itu dr Zaini berpesan agar warga Pekanbaru selalu menerapkan 3M Plus. 3M yaitu menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat-tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas yang berpotensi jadi sarang nyamuk penular Demam Berdarah Dengue (DBD).

Baca Juga: Didoakan Rujuk Dengan Ustaz Abdul Somad, Mellya Juniarti: Berserah Pada Allah
 
Lalu Plus yaitu semua bentuk kegiatan pencegahan seperti menaburkan bubuk abate, memakai anti nyamuk, dan sebagainya. 

Berikut rincian kasus DBD di Pekanbaru:
Kecamatan Tenayan Raya: 84 orang.
Tampan: 77 orang.
Marpoyan Damai 67 orang.
Payung Sekaki 57 orang.
Bukit Raya 53 orang.
Lima Puluh 36 orang.
Rumbai 30 orang.
Rumbai Pesisir 25 orang.
Senapelan 20 orang.
Sukajadi 18 orang.
Sail 7 orang.
Pekanbaru Kota 7 orang.

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...