NASA Akan Menembakkan Roket Paling Kuat Yang Pernah Dibangun Di Bumi Pada 17 Januari 2021

Rabu, 13 Januari 2021 | 10:07 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  NASA bertujuan untuk menyalakan apa yang akan menjadi roket paling kuat yang pernah dibangun di Bumi pada 17 Januari, badan antariksa mengkonfirmasi dalam sebuah catatan baru-baru ini. Setelah beraksi, Space Launch System (SLS) akan berfungsi sebagai pembawa astronot NASA ke bulan di bawah misi bulan Artemis badan antariksa. NASA telah menjadwalkan penembakan pertama penguat SLS pada tanggal tersebut. Untuk saat ini, hanya mesin bahan bakar cair di inti roket yang akan diuji. Pengujian penguat bahan bakar padat yang akan membantu memberikan dorongan awal untuk meninggalkan bidang bumi yang lebih rendah akan dilakukan nanti.

Tes ini akan menjadi yang terakhir dari delapan seri, yang disebut "SLS Green Run". Julie Bassler, manajer SLS Stages di NASA Marshall Sprace Flight Center di Huntsville, Alabama, mengatakan dalam pernyataannya - "Data dari semua tes hingga saat ini telah memberi kami kepercayaan diri untuk melanjutkan dengan api panas."

Kebakaran panas akan terjadi di Pusat Antariksa Stennis NASA di Mississippi. Selama pengujian, NASA akan menyalakan keempat mesin RS-25 di tahap inti secara bersamaan hingga delapan menit. Idenya adalah untuk mensimulasikan kinerja panggung inti selama peluncuran misi.

Baca Juga: Pembaruan WhatsApp, Obrolan yang Diarsipkan Akan Segera Menjadi Fitur Baca Nanti

Pasca uji tembak di Stennis, NASA akan memperbarui dan mengirimkan tahap inti untuk SLS ke Kennedy Space Center di Florida. Di lokasi tersebut, ia akan merakit panggung dengan bagian lain dari roket dan memuat pesawat ruang angkasa Orion di atasnya. Ini akan menandai awal dari misi pertama program Artemis NASA.

NASA mengatakan bahwa Space Launch System atau SLS rocket booster adalah "pendorong terbesar dan terkuat yang pernah dibuat untuk penerbangan". Lebih dari 75 persen daya dorong yang dibutuhkan untuk meluncurkan misi luar angkasa di masa depan oleh NASA akan disediakan oleh dua penguat roket. Oleh karena itu, SLS memainkan peran kunci dalam rencana NASA. "SLS adalah satu-satunya roket yang dapat mengirim Orion, astronot, dan pasokan ke Bulan dalam satu misi," tegasnya.

Selama pengujian sebelumnya, NASA menguji kemampuan penyimpanan kriogenik tahap inti dengan mengisi penuh dan mengeringkan propelan cair dari dua tangki besar di tahap tersebut. Ujian itu disebut gladi bersih basah dan dilakukan pada 20 Desember.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...