Merasa Tidak Takut Dengan Risiko, Dua Unit Rakit PETI Dibakar Saat Razia

Rabu, 03 Februari 2021 | 10:30 WIB
Merasa Tidak Takut Dengan Risiko, Dua Unit Rakit PETI Dibakar Saat Razia (foto/zar) Merasa Tidak Takut Dengan Risiko, Dua Unit Rakit PETI Dibakar Saat Razia (foto/zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Meskipun pemberantasan terhadap pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi Riau terus dilakukan, namun para pelaku PETI tetap saja tidak pernah jera atau masih terus melakukan aktivitas penambangan (PETI).

Baca Juga: Satu Warga Kuansing Meninggal Dunia, 42 Bertambah Kasus dan 32 Pasien Sembuh

Salah satunya kembali beroperasi di Desa Beringin Kecamatan Kuantan Tengah, yang tentu saja membuat resah warga sekitarnya. "Dengan tidak menunggu waktu lama, dari informasi masyarakat Senin (1/2) kepada aparat Kepolisian Resor Kuantan Singingi, maka langsung kita tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi atau Aktivitas  PETI tersebut," Ungkap Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto.S.IK. MM melalui Subdit Paur Humas Polres Kuansing Iptu Juliart Lumban Tobing, Selasa (2/2).

Dipimpin Kapolsek Kuantan Tengah dan beberapa personel berhasil menemukan lokasi aktifitas PETI di Desa Beringin, yang langsung saja diberantas dengan cara  merusak dan membakar 2 unit rakit berikut mesin dompengnya. " Dengan begitu, untuk operasionalnya tidak bisa lagi difungsikan," ujarnya.

Baca Juga: Peta Zonasi Resiko Penyebaran Covid-19 di Kuansing, Lima Kecamatan Masuk Zona Merah

Sementara pelaku PETI saat aparat Kepolisian tiba dilokasi, sudah tidak tampak lagi. Dikarenakan luasnya hamparan penambangan, sehingga pelaku dengan mudah melihat kedatangan pihak Kepolisian," ujarnya lagi.

Disela penertiban penambangan emas tersebut, salah seorang warga yang kebetulan menyaksikan sempat berucap "Terima kasih pak, sudah kotor sungai kami akibat penambangan ini." 

Mari bersama kita jaga lingkungan ini dengan tidak melakukan penambangan emas illegal, selain merusak lingkungan,  pelaku juga diancam hukuman pidana, tegas Kapolres Kuansing.

PenulisR24/zar


Loading...
Loading...