Fakta Menarik Dibaliknya Pencekalan VTube

Senin, 22 Februari 2021 | 12:05 WIB
Salah satu iklasn VTube. Foto: Internet Salah satu iklasn VTube. Foto: Internet

RIAU24.COM -   Nonton iklan dapat uang. Itulah janji manis yang diutarakan para member VTube pada korbannya.

Padahal sejatinya aplikasi yang sampai saat ini masih dapat di download di Playstore tersebut menggunakan skema referral dikutip dari kompas.com, Senin, 22 Februari 2021.

Artinya, setiap anggota VTube bisa mendapatkan poin tambahan dengan mengajak orang lain bergabung maupun upgrade level misi.

Baca Juga: Anies Baswedan Pamer Bus Listrik Transjakarta, Warganet: Cobain Produk Esemka Dong

Atau poin didapat dengan cara menonton iklan. Cara inilah yang paling sering digaung-gaungkan oleh para member VTube.

Skema referral ini mirip dengan yang digunakan para member multi level marketing (MLM).

Baca Juga: Anies Baswedan Pamer Bus Listrik Transjakarta, Warganet: Cobain Produk Esemka Dong

Pada skema ini, penggunanya tidak boleh memakainya untuk penawaran jasa. Setelah poin diperoleh barulah dapat ditukarkan dengan uang tunai.

Tak hanya dapat dicairknya, poin juga dapat diperjualbelikan hingga naik peringkat. Tindakan ini jelas-jelas berpotensi merugikan masyarakat.

Hal inilah yang membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) geram lalu meminta Kominfo untuk memblokir situs mereka.

Tak hanya itu, OJK juga menobatkan PT Future View Tech terindikasi menerapkan skema mone game.

Agar orang tertari, VTube biasanya menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu singkat. Tak hanya itu, mereka juga menjanjikan bonus dari perekrutan orang baru.

 

PenulisR24/azhar



Loading...
Loading...